Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Indonesia Sasaran Penipu Online Dunia, Kerugian Tembus Rp 1,5 T
    Insight News

    Indonesia Sasaran Penipu Online Dunia, Kerugian Tembus Rp 1,5 T

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Juli 2024Updated:16 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Penipuan online jaringan internasional terungkap bermarkas di Dubai. Indonesia jadi salah satu sasaran tersangka scam online.

    Pengungkapan tersebut berasal dari pemulangan WNI dari Dubai yang menjadi pelaku penipuan online. Dari sana terungkap sejumlah WNI yang ditawarkan bekerja sebagai pekerja kantoran bidang komputer.

    “Kemudian di-briefing di lokasi, bahwa tugas operator mencari korban WNI dengan modus social engineering,” jelas Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri, Himawan Bayu Aji, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (16/7/2024).

    Penipuan itu akan mengirimkan blasting chat ke sejumlah platform seperti WhatsApp dan Telegram. Mereka akan menawarkan pekerjaan untuk menyelesaikan sejumlah tugas.

    Namun para korban harus mendepositkan sejumlah uang. Akhirnya keuntungan yang ditawarkan tak pernah datang, melainkan kerugian pada para korban.

    Kepolisian berhasil menangkap beberapa tersangka dari tindakan penipuan tersebut. Salah satunya berinisial ZS yang merupakan warga negara asing sebagai salah seorang pemimpin aksi penipuan tersebut.

    Aksi yang dipimpin ZS itu juga menyasar tiga negara lain yakni China, India, dan Thailand. Total kerugiannya mencapai Rp 1,5 triliun.

    Selain ZS, ada tiga WNI lain yang ditetapkan menjadi tersangka. NSS sebagai penerjemah dari bahasa China ke Indonesia untuk melakukan tindakan penipuan online, H berperan sebagai operator penipu, dan M selaku orang yang menyalurkan dan memberangkatkan orang Indonesia ke Dubai untuk bekerja secara ilegal.

    “DPO yang diterbitkan itu adalah yang sebagai koordinator di atas operator Indonesia. Red notice empat WNI sebagai operator, ” kata Himawan.

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Adopsi Layanan Keuangan Berbasis AI, Bisnis Bisa ‘Naik Kelas’?




    Next Article



    Duit Rp 195 Triliun Raib, Modus Penipuan Makin Ganas Kuras Rekening



    (fab/fab)

    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.