Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»5 Fakta Ngeri RI Darurat Judi Online, Segini Perputaran Uangnya
    Insight News

    5 Fakta Ngeri RI Darurat Judi Online, Segini Perputaran Uangnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Juli 2024Updated:14 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    Jakarta, Dexpert.co.id – Praktik judi online terus berkembang di Indonesia. Banyak orang yang terjerat dan berasal dari berbagai kelompok masyarakat.

    Berbagai kasus judi online terungkap di masyarakat selama beberapa waktu terakhir. Bahkan karena judi online, banyak masyarakat yang menerima dampak lainnya seperti kekerasan rumah tangga, penggelapan, hingga terlilit utang.

    Ada banyak tanda Indonesia memang tengah berada dalam waktu darurat judi online. Berikut rangkumannya, Rabu (10/7/2024):

    1. Perputaran Uang

    Perputaran uangnya juga terus bertambah sepanjang waktu. Mencapai Rp 100 triliun hanya pada kuartal pertama tahun ini saja, sementara tahun lalu jumlahnya Rp 327 triliun.

    Jumlah tersebut berlipat ganda dibandingkan 2017. Tujuh tahun lalu perputaran uang terkait judi online sebanyak Rp 2 triliun.

    2. Banyak Kalangan Pemain Judol

    Ada banyak dampak judi online dan beberapa cerita terungkap ke publik. Misalnya terkait kekerasan rumah tangga, utang, pembunuhan hingga penggelapan.

    Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi menjelaskan 3,2 juta orang Indonesia terlibat dalam judi online. Mayoritasnya bermain dengan nominal Rp 100 ribu.

    “Dengan sekitar 3,2 juta orang di Indonesia terlibat dalam judi online, mayoritas dari mereka bermain dengan nominal di bawah Rp 100 ribu, yang mencakup ibu rumah tangga, pelajar, dan pegawai golongan rendah,” jelasnya.

    3. Dari Judol Jadi Pinjol

    Judi online juga jadi awal mereka menggunakan pinjaman online (pinjol) ilegal. Penyebabnya adalah banyak dari mereka yang terjerat hutang dan akhirnya menggunakan pinjol untuk meminjam uang secara cepat.

    Namun pinjol ilegal diketahui menambah masalah baru. Sebab platform tidak resmi itu menawarkan bunga tinggi dan syarat yang memberatkan.

    4. Keamanan Data

    Platform judi online juga berpotensi dengan risiko keamanan data. Alasannya karena tidak ada sistem keamanan yang memadai.

    Bermain judi online bisa membuat data pribadi termasuk keuangan mudah dicuri dan disalahgunakan. Ini akan merugikan banyak pihak, termasuk individu itu sendiri.

    5. Anak Haram Digitalisasi

    Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyebut judi online sebagai bagian dari anak haram digitalisasi. Karena banyak korban yang terjerat permainan tersebut.

    “Kita sering dengar adanya korban pinjaman online (pinjol) ilegal, investasi bodong, dan belakangan bagaimana pengaruh judi online (judol) dan lain-lain. Ini adalah kalau mau dikatakan anak haram lah, dari digital dan keuangan,” ujar Mahendra di Talkshow Keuangan Bundaku OJK, Selasa (25/6/2024).

    Saksikan video di bawah ini:

    Kasih Layanan Akses Gaji Instan ke Karyawan, Ini Cuan Bisnis Paywatch




    Next Article



    Kominfo Nyatakan Perang, Bandar Judi Online Siap-siap Keok



    (fab/fab)

    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.