Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aplikasi Penyadap WhatsApp Dibobol, Jutaan Data Bocor
    Insight News

    Aplikasi Penyadap WhatsApp Dibobol, Jutaan Data Bocor

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Juli 2024Updated:12 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Aplikasi mSpy yang biasanya dipakai orang tua untuk melacak aktivitas digital anak mengalami kebocoran data besar-besaran. Hacker menyisipkan spyware untuk mencuri jutaan data terkait informasi personal, email, dan file yang terekam dalam aplikasi.

    Aplikasi mSpy bisa melacak aktivitas smartphone pasangan atau anak dari jarak jauh tanpa ketahuan. Aplikasi ini secara spesifik juga bisa dipakai memantau aktivitas orang lain di WhatsApp.

    Misalnya memonitor isi percakapan di WhatsApp, panggilan yang dilakukan, media yang ada di WhatsApp, hingga mengakses pesan yang dihapus di WhatsApp dari jarak jauh.

    Laporan TechCrunch, dikutip Jumat (12/7/2024), mengatakan peretasan tersebut mencakup catatan layanan pelanggan sejak tahun 2014, yang dicuri dari sistem dukungan pelanggan yang didukung Zendesk milik pembuat spyware.

    Seperti aplikasi monitoring lainnya, pengguna mSpy memasukkan banyak data ke layanan tersebut. Antara lain email, ponsel orang yang dipantau, serta data-data sensitif lainnya.

    TechCrunch berhasil mengidentifikasi data-data yang dicuri secara independen. Beberapa pesan yang diketahui mencakup dukungan layanan untuk beberapa pejabat senior militer AS, hingga badan pengawas pemerintah AS.

    Sebulan setelah kebocoran ini pertama kali diketahui, pemilik mSpy yang merupakan perusahaan asal Ukraina bernama Brainstack, belum mengumumkannya secara publik.

    Troy Hunt yang menjalankan situs notifikasi kebocoran data ‘Have I Been Pwned’, mengumpulkan salinan data yang bocor. Menurut layanan itu, ada 2,4 juta alamat email dari pengguna mSpy yang masuk dalam katalog kebocoran data.

    Saksikan video di bawah ini:

    Bisnis Startup Gaji Instan Mulai Berkembang, Seberapa Menjanjikan?


    (fab/fab)

    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.