Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Teknologi Ini Bikin Coding Sendiri, Robot Gantikan Manusia?
    Insight News

    Teknologi Ini Bikin Coding Sendiri, Robot Gantikan Manusia?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Februari 2022Updated:8 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – DeepMind, laboratorium artificial intelligence (AI) asal Inggris yang diakuisisi oleh Google 2014 lalu, mengumumkan mereka telah berhasil menciptakan perangkat lunak yang disebut AlphaCode. Software tersebut diklaim dapat mengkode (coding) sebaik programmer manusia.

    Perusahaan yang bermarkas di London itu menguji kemampuan AlphaCode dalam kompetisi pengkodean di Codeforces – sebuah platform yang memungkinkan pembuat kode manusia bersaing satu sama lain.

    “AlphaCode ditempatkan pada tingkat pesaing rata-rata, ini menandai pertama kalinya sistem pembuatan kode AI telah mencapai tingkat kinerja yang kompetitif dalam kompetisi pemrograman,” kata tim DeepMind, dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (8/2/2022).

    Para peneliti telah mencoba mengajar komputer untuk menulis kode selama beberapa dekade, namun konsepnya belum terlalu matang. Sebagian karena alat AI yang dimaksudkan untuk menulis kode baru belum cukup fleksibel.

    Seorang ilmuwan peneliti AI yang lebih suka tetap anonim karena mereka tidak berwenang untuk berbicara secara terbuka tentang masalah ini.

    Mengungkap pada CNBC Internasional, AlphaCode adalah pencapaian teknis yang mengesankan, tapi analisis yang tepat diperlukan dari tugas pengkodean yang dilakukan dengan baik.

    Ilmuwan mengatakan mereka percaya alat pengkodean AI seperti AlphaCode kemungkinan akan mengubah sifat peran rekayasa perangkat lunak.Tapi, kompleksitas peran manusia berarti mesin tidak akan dapat melakukan pekerjaan secara keseluruhan untuk beberapa waktu.

    “Anda harus menganggapnya sebagai sesuatu yang bisa menjadi asisten programmer seperti kalkulator yang pernah membantu seorang akuntan,” kata Gary Marcus, seorang profesor AI di Universitas New York, mengatakan kepada CNBC.

    “Ini bukan one-stop shopping yang akan menggantikan programmer manusia yang sebenarnya. Kami berpuluh-puluh tahun jauhnya dari itu. ” sambungnya.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)



    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.