Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Wishnutama Bilang Kebanyakan Youtuber Influencer Bikin Indonesia Rugi
    Insight News

    Wishnutama Bilang Kebanyakan Youtuber Influencer Bikin Indonesia Rugi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Juli 2024Updated:10 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Banyak orang yang dikenal sebagai Youtuber. Tapi banyaknya orang yang menjadi pembuat konten itu ternyata merugikan Indonesia.

    Wishnutama yang pernah menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjelaskan banyak yang salah mengartikan data ekonomi digital. Pertumbuhan konten kreator tidak menguntungkan bagi Indonesia.

    Sebab pendapatan iklan bagi masyarakat akan kian menurun karena pesaing yang terus bertambah banyak. Sementara yang paling diuntungkan dari tren ini hanya platform saja, seperti Youtube.

    “Banyak yang datang kita, bilang bagus, karena mereka sudah punya jutaan konten kreator. Itu hanya buat konten kreator baru, dia yang untung, pembaginya makin banyak. Sizenya tetep sama, digital adex [iklan digital] cuma segitu,” kata Wishnutama, beberapa waktu lalu.

    Begitu juga yang terjadi pada e-commerce. UMKM yang merambah platform digital kian bertambah tidak membawa perubahan apapun.

    Ini karena ekonomi yang terjadi hanya berpindah saja. Dari yang sebelumnya terjadi secara offline menjadi online.

    “Bertambah jualan di platform ecommerce tidak menciptakan ekonomi baru. Adanya pembagi baru, karena size [ekonomi] tidak lebih besar,” katanya.

    Jadi dia mengatakan konsep mendorong ekonomi digital tidak tepat. Perlu dilakukan adalah memanfaatkan teknologi serta platform agar adanya ekonomi baru.

    Selain itu dia menjelaskan hampir semua komponen ekonomi digital dikuasai asing, lokal hanya mendapatkan komponen dari sektor keuangan. Wishnutama juga mengingatkan jangan sampai manfaat terbesar didapatkan asing.

    “[Jangan] yang mendapatkan manfaat malah asing padahal kesempatannya, terus ke depan, pertumbuhan ekonomi digital sangat eksponensial,” kata Wishnutama.

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Sambut Kecanggihan GPT-4o, Aplikasi Pembunuh Google




    Next Article



    Indonesia Rugi Punya Banyak YouTuber-TikToker, Kenapa?



    (dem/dem)

    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.