Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sah! Mobil Taksi Tanpa Sopir Bergentayangan di Jalan China
    Insight News

    Sah! Mobil Taksi Tanpa Sopir Bergentayangan di Jalan China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 November 2021Updated:26 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – China menyetujui taksi otonom pertamanya untuk penggunaan komersial sejak Kamis (25/11/2011). Kini lusinan “robotaxis” sudah bisa mengarungi jalanan ibu kota negara tersebut.

    Peluncuran ini merupakan langkah maju yang signifikan untuk ambisi kendaraan tanpa pengemudi dari perusahaan teknologi raksasa China Baidu dan perusahaan rintisan (startup) Pony.ai.

    Dilansir dari AFP, taksi yang bisa mengemudi sendiri itu hanya dapat membawa dua penumpang sekaligus dan terbatas di wilayah selatan kota Yizhuang. Meski begitu, tetap akan ada seorang karyawan perusahaan taksi yang duduk di depan jika diperlukan intervensi mendadak.

    Namun diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun sebelum taksi beroperasi sepenuhnya tanpa campur tangan manusia. Ini dilakukan karena adanya peraturan dan persyaratan keselamatan.

    Taksi ini sendiri seperti mobil biasa tetapi, selain dapat mengemudi sendiri, ini juga berkomunikasi dengan pelanggan secara digital untuk mendapatkan petunjuk arah dan menerima pembayaran.

    Pengembang berharap konsumen China, yang telah menggunakan e-commerce, pembayaran online, dan solusi digital lainnya, akan cepat terbiasa dengan sensasi bepergian dengan mobil tanpa pengemudi.

    Salah satu pendiri Pony.ai Peng Jun mengatakan kunci untuk memajukan industri ini adalah “kebijakan, teknologi, dan penerimaan publik”.

    Kini sudah ada lebih dari 500.000 perjalanan telah dilakukan dengan robotaxis Pony.ai selama tahap pengujian sebelumnya, menurut startup yang didukung Toyota tersebut.

    Penumpang yang menggunakan mobil Baidu “Apollo Go” harus mengunduh aplikasi bernama “Luobo kuaipao” dan dapat memanggil taksi di salah satu dari 600 titik penjemputan dan pengantaran.

    Enam puluh tujuh taksi Baidu berada di jalanan di Beijing dengan biaya lebih dari dua yuan (US$ 0,30) untuk perjalanan 5,9 kilometer (3,66 mil).

    Start-up AutoX yang didukung Alibaba dan raksasa ride-hailing DiDi Chuxing juga telah menjalankan proyek percontohan robotaxi di beberapa kota di China.

    [Dexpert.co.id]

    (tfa/roy)



    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.