Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Sosok Raja Hacker No.1 Dunia yang Bikin AS Hancur Lebur
    Insight News

    Ini Sosok Raja Hacker No.1 Dunia yang Bikin AS Hancur Lebur

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Mei 2024Updated:11 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Ancaman ransomware makin ganas menggerogoti dunia selama beberapa tahun terakhir. Virus berbahaya yang mengunci data korban dan memeras tebusan tersebut paling banyak disebar oleh geng hacker bernama LockBit.

    Sosok pengembang ransomware LockBit akhirnya terungkap baru-baru ini. Badan Kejahatan Nasional Inggris mengumumkan nama hacker itu adalah Dmitry Yuryevich Khoroshev (31).

    Warga Rusia tersebut memiliki julukan LockBitSupp dan telah diseret ke meja hijau oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS). Lembaga itu menuntut Khoroshev dengan beberapa kejahatan, mulai dari komputer, penipuan, dan pemerasan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Dmitry Khoroshev menyusun, mengembangkan dan mengelola LockBit yang merupakan varian dan kelompok ransomware paling produktif di dunia, memungkinkan dirinya dan afiliasinya mendatangkan malapetaka dan merugikan hingga miliaran dolar pada ribuan korban di seluruh dunia,” jelas jaksa Philip R. Sellinger, dikutip Tech Crunch, Sabtu (11/5/2024).

    Operasi yang dilakukan para penegak hukum terkait LockBit juga sempat ingin dihentikan oleh LockBitSupp. Termasuk membuktikan LockBit masih aktif dan tetap bekerja.

    Sejak beberapa tahun lalu, AS memang telah memburu LockBit beserta orang yang berada di baliknya. Bahkan Departemen Luar Negeri mengumumkan akan memberikan hadiah US$10 juta bagi yang berhasil menangkap dan menghukum Khoroshev.

    Pemerintah setempat juga melarang masyarakat bertransaksi dengannya. Misalnya untuk membayar uang tebusan usai diretas.

    Bagi yang membayar hacker akan dikenakan sanksi berupa denda dengan jumlah besar dan tuntutan lainnya

    Sementara itu, menurut Europol, penegak hukum telah mengantongi 2.500 kunci deksripsi yang dirampas LockBit. Jadi, bisa membantu para korban ransomware membuka lagi datanya yang sempat dienkripsi oleh LockBit.


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.