Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Awas! Bot Telegram Disusupi Trojan, Bisa Bajak Komputer Kamu
    Insight News

    Awas! Bot Telegram Disusupi Trojan, Bisa Bajak Komputer Kamu

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 November 2021Updated:25 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    hacker as lumpuhkan internet korut
    Keyboard hacker AS
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Para peneliti menemukan peretas melakukan eksploitasi pada aplikasi pesan instan Telegram. Ini dilakukan dengan menyematkan Trojan yang diakses dari jarak jauh disebut sebagai ToxicEye.

    Peneliti dari Check Point Software Technologies mengatakan trojan itu bisa membantu para pelaku peretasan bisa mengendalikan komputer korbannya dari jarak jauh, dikutip dari Gadgets Now, Selasa (24/11/2021).

    Gadgets Now menuliskan Trojan itu bisa masuk ke PC, membocorkan data, hingga memungkinkan peretas bisa mengontrol sistem dari jarak jauh. Para peneliti juga menambahkan pelaku mampu untuk memasang ransomware dalam perangkat korbannya.

    Pada laporan April lalu, para peneliti mengatakan berhasil melacak lebih dari 130 serangan ToxicEye. Serangan itu terjadi hanya dalam waktu tiga bulan sebelumnya.

    Para pelaku yang menggunakan ToxicEye berhasil mencuri informasi sensitif, mulai dari password, riwayat penelusuran, cookie dan informasi sistem lain. Selain itu juga bisa menghapus dan mentransfer data, merekam audio atau video, mematikan proses PV, mencuri konten clipboard, hingga menyebarkan keylogger.

    Peneliti checkpoint menyebutkan para pelaku melakukan serangan dengan membuat akun. Ini dilakukan untuk operasional dan bot Telegram khusus.

    Dengan cara tersebut membuat mereka bisa terhubung dengan pengguna lain melalui chat di Telegram, menambah orang di grup atau mengirim permintaan langsung dengan memasukkan nama pengguna pada bot dan kueri.

    Berikutnya para pelaku menggabungkan token bot dengan malware seperti ToxicEye, berbentuk lampiran. Contoh jenis lampiran adalah ‘paypal checker by saint.exe’.

    Apabila pengguna membukanya, maka akan menghubungkan sistem ke akun Telegram peretas. Setelah itu akan membuka saluran untuk aktivitas jahat para pelaku.

    Parahnya, saat Telegram sudah terinfeksi dengan Trojan tersebut tidak ada yang bisa dilakukan. Menghapus aplikasi Telegram dari sistem pun tidak akan memutus akses perangkat pada akun.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.