Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Sandiaga Ungkap Rencana Pungutan Dana Pariwisata dari Tiket Pesawat
    Inspiring You

    Sandiaga Ungkap Rencana Pungutan Dana Pariwisata dari Tiket Pesawat

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 April 2024Updated:23 April 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengaku bahwa pemerintah ada berencana untuk mengadakan rapat terkait wacana pungutan dana pariwisata melalui tiket pesawat. Namun, Sandi meminta masyarakat untuk tidak khawatir terkait apapun hasil rapat yang akan datang. Sebab, hingga saat ini belum ada keputusan apapun terkait pungutan tersebut.

    “Memang ada rapat koordinasi untuk membahas rencana dana pariwisata berkelanjutan,” ungkap Sandi dalam acara temu media daring ‘The Weekly Brief with Sandi Uno’, Senin (22/4/2024).

    “Per hari ini jangan khawatir, tidak akan membebani masyarakat dengan harga tiket yang lebih mahal lagi,” lanjutnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sandi berjanji untuk tidak membebani masyarakat dengan membanderol harga tiket yang lebih tinggi demi pungutan dana pariwisata berkelanjutan tersebut. Terlebih, ia kerap mendapat masukan soal harga tiket penerbangan domestik yang lebih mahal daripada internasional.

    Berkaitan dengan hal itu, Sandi menyebut bahwa pungutan dana pariwisata ini masih dalam proses kajian sebelum diputuskan untuk diimplementasikan. Selain itu, pihaknya juga tengah menyediakan sejumlah opsi.

    “Tentunya kita menyadari masukan dari masyarakat bahwa harga tiket masih mahal. Kita tidak akan menambah beban, tapi kita lagi mengkaji beberapa opsi untuk pengumpulan atau koleksi dana kepariwisataan,” jelas Sandi.

    “Belum ada keputusan. Jadi, harap bersabar. Tentunya belum ada besarannya atau pertimbangannya. Ini masih dalam tahap diskusi dan pembahasan,” tegasnya.

    Jika pungutan dana melalui tiket pesawat ini akan diterapkan, Sandi berjanji akan memberikan transparansi seluas-luasnya bagi masyarakat, yakni melalui laporan berkala.

    “Tentunya harus sangat transparan karena sekarang era yang penuh dengan keharusan untuk transparansi serta full disclosure,” ujar Sandi.

    “Jadi, dana ini juga akan dikelola dengan penuh transparan dan akan kita diwajibkan melakukan report (laporan). Kita pastikan tidak akan membebani penumpang karena tarif tiket yang dirasakan sangat mahal,” sambungnya.

    Terkait dana pariwisata, Menparekraf menegaskan bahwa rencana yang dicanangkan oleh pemerintah ini adalah dana abadi untuk tujuan pariwisata, yakni pemasaran pariwisata, penyelenggaraan acara berkualitas dan berkelanjutan dalam skala internasional, hingga promosi.

    Terkait sumber awal, dana pariwisata berkelanjutan ini akan diambil dari anggaran pemerintah.

    “Sumber dananya masih kita kaji secara komprehensif. Tentunya awalnya dari anggaran pemerintah dan membentuk, seperti dana abadi,” papar Sandi.

    Sebelumnya, media sosial X (sebelumnya Twitter) diramaikan oleh undangan Rapat Koordinasi Pembahasan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Dana Pariwisata Berkelanjutan yang dikeluarkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

    Dalam undangan tersebut, rapat yang dipimpin oleh Plt. Asisten Deputi Akses Permodalan Parekraf itu akan dilaksanakan pada Rabu, 24 April 2024 pagi.


    Artikel Selanjutnya


    Tiket Pesawat dan Kereta Melambung Tinggi, Ini Saran Sandiaga

    (rns/rns)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.