Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pesangon Tesla Kecil, Elon Musk Minta Maaf ke Karyawan Kena PHK
    Insight News

    Pesangon Tesla Kecil, Elon Musk Minta Maaf ke Karyawan Kena PHK

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 April 2024Updated:19 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Tesla mengumumkan PHK besar-besaran pada awal pekan ini yang berdampak pada 10% dari total karyawan di seluruh dunia. Gelombang pertama PHK sudah diberitahu ke 285 karyawan yang mayoritas merupakan pekerja di pabrik Tesla di Buffalo.

    Menyusul PHK tersebut, ternyata ada kesalahan teknis yang membuat karyawan menerima pesangon dalam jumlah kecil. Hal ini diungkap Elon Musk dalam email internal ke para korban PHK.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Sembari kami mengorganisir kembali Tesla, saya sadar bahwa beberapa pesangon ke karyawan jumlahnya sangat kecil,” kata Musk dalam email singkatnya.

    “Saya minta maaf atas kesalahan ini. Kami langsung memperbaikinya,” ujarnya, dikutip dari Jumat (19/4/2024).

    Tesla tak segera menanggapi permintaan konfirmasi. Tak diketahui pula nominal pesangon kecil yang dimaksud Musk.

    Sebagai informasi, total karyawan Tesla hingga akhir 2023 sekitar 140.000 orang. PHK yang berdampak pada 10% karyawan setara dengan 14.000 orang.

    Dalam memo pengumuman PHK, Musk mengatakan benci mengambil keputusan tersebut. Namun, ia terpaksa melakukannya untuk mempersiapkan perusahaan menghadapi pertumbuhan lebih lanjut.

    Awal bulan ini, Reuters melaporkan Tesla melakukan peralihan strategi. Raksasa EV tersebut membatalkan rencana produksi mobil listrik murah dan akan fokus menggarap robotaxi.

    Pada Q1 2024, Tesla melaporkan pengiriman unit mobil listrik turun 8,5% secara tahun-ke-tahun (yoy). Hal ini menandai penurunan Tesla sejak 2020 ketika menghadapi tantangan pandemi global.



    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.