Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bill Gates Ungkap 2 Siasat Akhiri Pandemi Covid Tahun Depan
    Insight News

    Bill Gates Ungkap 2 Siasat Akhiri Pandemi Covid Tahun Depan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 November 2021Updated:22 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Bill Gates mengungkap dua senjata yang bisa menaklukkan Covid-19. Yakni vaksinasi seluruh dunia dan menggunakan obat anti virus sebagai pencegah penyakit parah dan kematian.

    Namun perlu diingat mengakhiri pandemi bukan berarti memberantas Covid sepenuhnya. Namun kasus akan diturunkan pada jumlah yang sangat kecil akhir tahun depan.

    “Kita akan bisa menurunkannya ke jumlah yang sangat kecil pada akhir tahun 2022,” kata Bill kepada Sky News.

    Menurutnya target tersebut masih realistis, mengingat juga ada kemajuan dalam vaksin dan obat antivirus. Dia juga menyebut vaksin merupakan berita yang sangat baik, dikutip CNBC Internasional, Senin (22/11/2021).

    Namun permasalahan dari vaksinasi adalah akses. Perusahaan riset Our World in Data mengungkapkan baru 4,7% orang di negara berpenghasilan rendah telah menerima setidaknya satu dosis vaksin.

    Bill Gates memberikan harapan, jika akses bisa meningkat tahun depan. “Kendala pasokan sebagian besar akan teratasi”, dia menambahkan permintaan bisa menjadi lebih sulit didorong khususnya di tempat dimana epidemi belum terlihat seperti negara di Afrika sub Sahara.

    Sementara itu untuk obat antivirus, Bill Gates mengatakan ‘cukup mengesankan’. Meski belum ada satupun obat yang disetujui oleh otoritas obat di Amerika Serikat atau FDA. Jika disetujui, obat-obatan itu bisa menurunkan jumlah orang yang dirawat di rumah sakit serta penderita sakit parah.

    Dua perusahaan produsen obat Merck dan Pfizer telah membuat produknya masing-masing. Keduanya juga telah menyerahkan data ke FDA untuk izin penggunaan pil antivirus yang disebut Molnupiravir dan Paxlovid.

    CNBC Internasional mencatat jika kedua obat mendapat persetujuan, maka akan tersedia di AS pada akhur tahun ini.

    Sementara Inggris telah menyetujui Molnupiravir. Dengan begitu menjadikan Inggris negara pertama dunia yang melakukannya.

    Bill Gates mengatakan diantara kedua senjata itu, maka tingkat penyakit parah dan kematian karena Covid-19 harusnya turun pada musim panas mendatang. Namun harapan itu bisa tidak terjadi apabila adanya varian Covid baru yang lebih berbahaya.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.