Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Raja Handphone RI Berganti Lagi, Bukan Samsung, Vivo, Xiaomi
    Insight News

    Raja Handphone RI Berganti Lagi, Bukan Samsung, Vivo, Xiaomi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 November 2021Updated:20 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Meningkatkan infeksi Covid-19 di Indonesia dan kekurangan komponen secara gobal telah membuat pengiriman (shipment) smartphone ke Indonesia turun 6% pada kuartal III-2021 dibandingkan kuartal yang sama 2020.

    Ini merupakan laporan lembaga riset Counterpoint Research bertajuk Monthly Indonesia Channel Share Tracker. Dalam laporan tersebut disebutkan OPPO, Xiaomi, Samsung, Vivo, dan Realme menghadapi tantangan pengiriman karena masalah kekurangan komponen.

    Dalam riset Counterpoint Research, pada kuartal III-2021, OPPO berhasil menggeser posisi Xioami sebagai penguasa pasar smartphone Indonesia, yang pada kuartal II-2021 berhasil menyabet gelar bergengsi ini. OPPO memiliki pangsa pasar 22%.

    “Oppo menjadi vendor yang paling tidak terpengaruh oleh kekurangan komponen selama kuartal tersebut. Ini sebagian karena dampak terbatas dari kenaikan infeksi Covid-19 dan PPKM pada manufaktur OPPO di Indonesia,” tulis Paula Ruth analis Counterpoint Research, dikutip Jumat (19/11/2021).




    Foto: OPPO menjadi penguasa pasar smartphone Indonesia di kuartal III-2021, kemudian diikuti Samsung, Vivo, Xiaomi, dan Realme  (Doc Counterpoint Research Monthly Indonesia Channel Share Tracker, September 2021)

    Posisi kedua diduduki oleh Samsung yang memiliki pangsa pasar 19. Pada kuartal III-2021 kinerja Samsung di Indonesia meningkat karena peluncuran smartphone baru dan pemulihan bertahap dari masalah produksi setelah pelonggaran lockdown di Vietnam.

    Xiaomi berada diperingkat keempat. Produsen smartphone yang didirikan Lei Jun ini terlempar dari posisi bergengsi karena masalah kekurangan komponen. Ada juga masalah peningkatan biaya komponen yang membuat Xiaomi menaikkan harga empat model smartphonenya pada pertengahan Oktober – Redmi 9A, Redmi 9C, POCO M3 Pro 5G dan Redmi Note 10 5G.

    Adapun peringat ketiga diduduki oleh Vivo dengan pangsa pasar 18%. Peringkat lima ada Realme dengan pangsa pasar 12%. Vendor smartphone lainnya menguasai 11% pasar.

    Counterpoint Research melihat adanya tanda-tanda pemilihan di Indonesia menjelang akhir kuartal II-2021 karena menurunnya kasus Covid-19, namun prospek pertumbuhan industri smartphone Indonesia dalam waktu dekat akan dipengaruhi oleh ketidakpastian pasokan.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/dru)



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.