Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tanda Kiamat Baru Muncul Dekat RI, Ilmuwan Keheranan
    Insight News

    Tanda Kiamat Baru Muncul Dekat RI, Ilmuwan Keheranan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Maret 2024Updated:31 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah ilmuwan memperingatkan tanda-tanda kiamat muncul di Selandia Baru. Gletser di wilayah tersebut ditemukan menyusut lebih cepat.

    Temuan tersebut berasal dari laporan lembaga iklim Selandia Baru yang melakukan pemantauan dari Pegunungan Alpen Selatan. Terdapat garis salju tahunan yang membantu memetakan berapa banyak es yang hilang dari gletser di negara tersebut.

    Hasilnya, garis salju telah meningkat. Dalam beberapa tahun, peningkatan terjadi makin cepat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Sehingga kita terus mengalami tren hilangnya es glasial,” kata ilmuwan Institut Nasional Penelitian Air dan Atmosfer, Andrew Lorrey dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP.

    Ukuran gletser yang biasanya besar sekarang mengecil bahkan hancur. Salah satunya, Lorrey mengatakan telah menghilang dua pertiga dari kunjungan tahun 2018 lalu.

    Suhu Selandia Baru memang meningkat tajam. Selama tujuh tahun terakhir disebut sebagai tahun terpanas sepanjang dekade terakhir.

    Meski begitu, Lorrey mengatakan musim dingin juga tak bisa menyelamatkan keadaan di sana. Sebab banyak gletser yang memang tidak bisa diselamatkan lagi.

    Bahkan jika kita mengalami beberapa musim dingin, itu tidak akan cukup untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi,” ujarnya.

    “Hal ini sangat parah dan tidak hanya terjadi di Selandia Baru namun juga di seluruh dunia,” imbuhnya.

    Selandia Baru diketahui memiliki gletser yang sangat unik. Karena banyak di antaranya jadi tempat wisata saat mengunjungi negara tersebut, seperti Gletser Franz Josef dan Gletser Fox.

    Namun melihat keadaan saat ini, Lorrey ragu generasi berikutnya bisa menikmati gletser yang ada. Dia menambahkan pesan untuk bisa mengatasi masalah gas rumah kaca untuk menyelamatkan gletser-gletser itu.

    “Pesannya tetap sama: kita harus mengatasi masalah peningkatan gas rumah kaca jika kita ingin menyelamatkan gletser kita agar tidak mencair,” tegasnya.




    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.