Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jaga Ekosistem Keuangan, Kupas Tuntas Fintech P2P Lending
    Insight News

    Jaga Ekosistem Keuangan, Kupas Tuntas Fintech P2P Lending

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Maret 2024Updated:11 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Layanan financial technology (Fintech) peer-to-peer (P2P) lending telah berkembang pesat di era teknologi saat ini. Melalui platform fintech lending, individu dan usaha kecil kini dapat dengan mudah meraih pendanaan tanpa harus melibatkan institusi keuangan tradisional yang seringkali memiliki prosedur rumit.

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut industri ini memiliki prospek yang baik bagi perekonomian Indonesia. Adapun industri fintech lending berhasil menyalurkan dana sekitar Rp785 triliun hingga Januari 2024.

    Secara rinci hingga September 2023, pertumbuhan industri ini mencapai 14,28% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun outstanding bulanan mencapai Rp 55,7 triliun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ditambah lagi, dari sisi kualitas juga cukup baik karena persentase non performing loan (NPL) hanya mencapai 2,28% dari 5% yang menjadi standar kredit bermasalah. Meski perkembangan fintech menciptakan inklusi keuangan yang lebih besar, masih ada tantangan dalam menyediakan akses permodalan yang adil kepada semua lapisan masyarakat.

    Di sisi lain, sesuai amanat UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. (UU P2SK), OJK menerbitkan peta jalan atau roadmap Pengembangan dan Penguatan LPBBTI periode 2023-2028. Hal ini ditempuh demi mewujudkan industri fintech P2P lending yang sehat, berintegritas, dan berorientasi pada inklusi keuangan dan perlindungan konsumen serta berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi nasional.

    Untuk itu, dalam memahami lebih jauh seputar industri dan peran fintech P2P lending CNBC Indonesia menggelar Fintech Lending Outlook 2024 dengan tema “Mengenal Lebih Dekat Fintech Lending”, pada Rabu, 7 Maret 2024.

    Dalam acara ini akan dibahas seputar fintech P2P lending sekaligus perannya sebagai salah satu pelaku di ekosistem keuangan, dukungan terhadap inklusi keuangan, edukasi dan perlindungan konsumen, kolaborasi dengan regulator dan institusi keuangan. hingga pemanfaatan teknologi terkini.

    Adapun narasumber yang hadir dalam Fintech Lending Outlook 2024, yakni Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Agusman dan Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Entjik S. Djafar, dan para pelaku di industri LPBBTI lainnya.

    Jangan sampai ketinggalan, saksikan CNBC Indonesia Fintech Lending Outlook 2024 hanya di CNBC Indonesia TV dan CNBCIndonesia.com. Acara ini turut didukung Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), 360Kredi, ALAMI Group, Restock.id dan Privy.

     



    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.