Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Dipermalukan, Bos ChatGPT Bongkar Rahasianya
    Insight News

    Elon Musk Dipermalukan, Bos ChatGPT Bongkar Rahasianya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Maret 2024Updated:7 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk menggugat OpenAI, perusahaan di balik layanan AI-generatif populer ChatGPT. Miliarder tersebut mengatakan OpenAI telah mengembangkan layanan yang mengancam masa depan manusia.

    Lebih lanjut, Musk mengatakan OpenAI telah melanggar komitmen awalnya sebagai perusahaan non-profit. Ia mengklaim OpenAI kini jadi perusahaan yang semata-mata mengejar keuntungan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, gugatan Musk ditanggapi santai oleh tim OpenAI. Startup AI paling bernilai di dunia tersebut mengatakan akan menangkal semua tuduhan yang dilayangkan Musk.

    Lebih lanjut, tim OpenAI juga mengatakan Musk menyerang pihaknya karena saat ini tak lagi terlibat di perusahaan tersebut.

    Sebagai informasi, Musk merupakan salah satu pendiri awal OpenAI sebelum jadi besar seperti sekarang. Ia lalu hengkang di tengah jalan.

    OpenAI mengatakan peran Musk tak berdampak besar terhadap kesuksesan startup yang digawangi Sam Altman tersebut.

    Dalam blog resmi yang dibuat secara kolektif oleh petinggi OpenAI (Greg Brockman, Ilya Sutskever, John Schulman, Sam Altman, Wojciech Zaremba), startup yang dibekingi Microsoft membongkar ‘rahasia’ Musk.

    Mereka mengatakan sejak 2015, perusahaan mendapatkan kurang dari US$ 45 juta dari Musk. Padahal, janji awalnya Musk berkomitmen menyediakan pendanaan US$ 1 miliar.

    OpenAI mengatakan sebanyak US$ 90 juta pendanaan didapatkan dari donor lain yang mendukung upaya riset perusahaan, dikutip dari TechCrunch, Rabu (6/3/2024).

    “Kami sedih karena gugatan datang dari seseorang yang sebenarnya kami idolakan dan menginspirasi kami untuk menanjak lebih tinggi. Orang itu lalu mengatakan kami akan gagal, dan mulai berkompetisi dengan kami,” kata OpenAI.

    “Sekarang ia mau menggugat kami setelah kami mulai membuat peningkatan besar tanpa keterlibatan dirinya di OpenAI,” begitu pernyataan dari manajemen.



    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.