Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dunia Dihantam Resesi, Menkominfo Ungkap Peluang RI
    Insight News

    Dunia Dihantam Resesi, Menkominfo Ungkap Peluang RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Februari 2024Updated:3 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Perekonomian global masih dihadapkan ketidakpastian dan ancaman resesi. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan saat ini lebih dari separuh pimpinan ekonomi di dunia sedang mengantisipasi ancaman krisis. 

    Kendati begitu, Budi Arie mengatakan kita tidak boleh pesimis, apalagi menyerah. Terlebih, secara global tidak semua sektor mengalami pelemahan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Budi menyebut masih banyak sektor yang menyimpan banyak peluang untuk menopang kelesuan ekonomi yang terjadi. Salah satunya ekonomi digital.

    “Sektor ini [red: digital] diproyeksikan akan tumbuh secara eksponensial,” kata Menkominfo dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2024 di Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (29/2/2024).

    Lebih lanjut, ia memberi contoh teknologi artificial intelligence (AI) di level global diproyeksikan akan terus melesat dengan nilai mencapai US$ 207 miliar pada tahun 2030.

    Di kawasan regional, ekonomi digital di negara ASEAN diprediksi bernilai US$ 1 triliun pada tahun 2030. Sedangkan pertumbuhan PDB riil di kawasan ini diperkirakan mencapai 4,8 persen pada tahun 2024.

    Terlepas dari dinamika politik dan kontraksi ekonomi global, ekonomi Indonesia tetap tumbuh positif dengan pertumbuhan PDB antara 4,7 persen hingga 5,5 persen pada tahun 2024.

    Selaras dengan konteks global dan regional, salah satu sektor yang berkontribusi secara signifikan terhadap perkembangan ini adalah ekonomi digital.

    “Secara nasional, valuasi sektor ini diprediksikan mencapai US$ 109 miliar pada tahun 2025,” ia menuturkan.

     



    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.