Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Raja Hacker Ancam Bongkar Rahasia Besar Donald Trump
    Insight News

    Raja Hacker Ancam Bongkar Rahasia Besar Donald Trump

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Maret 2024Updated:2 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah rahasia besar milik pengusaha dan mantan presiden Amerika Serikat (AS) terancam dibongkar oleh jaringan hacker bernama Lockbit. Informasi tersebut berasal dari dokumen Pengadilan Fulton terkait kasus Donald Trump.

    Lockbit mengancam akan membuka dokumen itu jika pihak pengadilan tidak membayar uang tebusan. Jumlahnya dirahasiakan dan tanggal pembayaran dimajukan dari 2 Maret 2024 menjadi 29 Februari 2024 waktu setempat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Dokumen itu mengandung hal menarik mengenai kasus pengadilan Donald Trump yang bisa memengaruhi pemilu AS mendatang,” kata kelompok tersebut dikutip dari Forbes, Jumat (1/3/2024).

    LockbitSupp, pemimpin Lockbit, mengatakan dokumen dipastikan akan dirilis. Sebab negosiasi kelompoknya dengan pihak pengadilan terhenti.

    Hacker itu juga mengatakan FBI berusaha membobol sistemnya. Menurutnya karena pemerintah tidak mau data dari Fulton bocor.

    “FBI memutuskan melakukan peretasan sekarang karena satu alasan, karena mereka tidak ingin membocorkan informasi dari Fulton County,” kata LockbitSupp.

    Nampaknya tindakan itu dilakukan karena pemilu AS akan segera digelar. Jika tidak, LockbitSupp memastikan FBI akan mencari informasi untuk bisa menangkap dirinya dan hacker lainnya.

    “Jika bukan karena situasi pemilu, FBI akan terus menunggu di server saya untuk menunggu petunjuk apapun agar bisa menangkap saya dan rekan-rekan saya,” ujarnya.

    Trump diketahui akan ikut kembali dalam pertarungan memperebutkan kursi orang nomor satu di AS. Dia akan melawan Joe Biden yang sekarang menjabat sebagai presiden negara tersebut.

    Dia juga menyatakan mendukung Trump maju kembali sebagai presiden. “Secara pribadi saya mendukung Trump karena situasi di perbatasan dengan Meksiko adalah mimpi buruk. Biden harus pensiun, karena dia adalah boneka,” jelasnya.



    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.