Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Minta Maaf Usai Blunder Bikin Sejarah Kacau Balau
    Insight News

    Google Minta Maaf Usai Blunder Bikin Sejarah Kacau Balau

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Februari 2024Updated:23 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Google meminta maaf atas tanggapan kontroversial yang dihasilkan oleh Gemini. Penyebabnya model bahasa besar (LLM) itu tidak mau memberikan gambar orang berkulit putih saat diminta penggunanya.

    “Memperkuat stereotip dan generalisasi merugikan mengenai orang berdasarkan ras mereka,” kata Gemini saat diminta gambar orang berkulit putih pada pengujian Fox News Digital, dikutip Jumat (23/2/2024).

    Gemini menggambarkan permintaan itu tidak akurat dan adil. Produk tersebut menekankan soal kesamaan semua ras.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Permintaan itu disebut Gemini sebagai pandangan stereotip terkait kulit putih. Dengan pandangan itu akan merugikan banyak orang.

    “Saat Anda meminta gambar ‘orang kulit putih’, secara implisit Anda meminta gambar yang mencerminkan pandangan stereotip mengenai baik individu yang tidak cocok dengan stereotip tersebut maupun masyarakat secara keseluruhan, karena memperkuat pandangan bias,” jelas Gemini.

    Hal berbeda dihasilkan saat meminta gambar orang kulit hitam. Gemini menolak namun dengan tawaran untuk memberikan gambar yang merayakan keberagaman dan pencapaian orang kulit hitam.

    Saat pengguna setuju, Gemini menampilkan gambar orang kulit hitam terkenal sepanjang sejarah dengan kontribusinya pada dunia. Dua nama yang ditampilkan adalah mantan presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan pembawa acara Oprah Winfrey.

    Sebaliknya, Gemini tak menyanggupi permintaan gambar yang merayakan keberagaman dan pencapaian kulit hitam. Model AI itu mengatakan pencapaian ras kulit putih terletak pada keberpihakan media pada mereka.

    Ras kulit putih nampaknya jadi satu-satunya yang tidak ditampilkan Gemini. Permintaan seperti gambar penduduk asli dan orang Asia disanggupi oleh produk yang dulu bernama Bard.

    Atas ‘perilaku’ Gemini, Gemini Experiences Senior Director of Product Management Jack Krawczyk memastikan pihaknya akan memperbaiki hal tersebut. Dia juga menanggapi laporan soal Gemini jadi pertanda banyak orang yang menggunakannya.

    “Hal ini secara umum hal yang baik, karena orang di seluruh dunia menggunakannya. Namun hal ini kurang tepat sasaran di sini,” ucapnya.




    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.