Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ahli Astronomi Temukan Neraka Alam Semesta, Ngeri Banget
    Insight News

    Ahli Astronomi Temukan Neraka Alam Semesta, Ngeri Banget

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Februari 2024Updated:23 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Para ahli menemukan lubang hitam seperti neraka di alam semesta. Ini karena lubang hitam sangat terang dan lebih besar Matahari.

    Tim Australian National University mengungkapkan raksasa tersebut berukuran 17 miliar kali massa Matahari. Selain itu 500 triliun lebih terang dari pusat tata surya.

    Lubang hitam juga disebut 20 ribu kali lebih terang dari Galaksi Bima Sakti secara keseluruhan. Tim peneliti terkejut dengan temuannya tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kami sangat terkejut menemukan objek tersebut,” kata pimpinan tim, Christian Wolf, dikutip dikutip dari Newsweek, Rabu (21/2/2024).

    Para peneliti berhasil mendeteksinya melalui teleskop 2,3 meter Australian National University’s Siding Spring Observatory. Akhirnya dikonfirmasi melalui teleskop terbesar dunia milik European Southern Observatory.

    Jaraknya memang sangat jauh, mencapai lebih dari 12 miliar tahun cahaya hingga 24 miliar tahun cahaya. Dengan jarak sejauh itu, Wolf menjelaskan objek baru bisa terlihat saat lubang hitam membesar.

    “Lubang hitam baru terlihat oleh mata saat membesar. Awalnya materi yang masukkan adalah yang disebut piringan akresi, yaitu pola penahan di mana materi yang mengelilingi lubang hitam akan langsung tertelan,” jelasnya.

    Proses itulah yang membuat objek tumbuh cepat dan bersinar lebih terang. Piringan akresinya juga paling terang serta terbesar dari semua lubang hitam yang pernah ditemukan sampai sekarang.

    “Untuk bertumbuh dengan cepat, mereka harus menarik bintang dan awan gas keluar dari orbit dan memasukkannya ke dalam piringan cakresi,” ungkap dia.




    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.