Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Raja Chip Kasih Peringatan ke Negara Dunia Jika Mau Selamat
    Insight News

    Raja Chip Kasih Peringatan ke Negara Dunia Jika Mau Selamat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Februari 2024Updated:15 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Bos Nvidia Jensen Huang mendorong semua negara di dunia untuk serius mengembangkan industri teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) lokal.

    Menurut dia, semua negara penting untuk memiliki industri AI lokal yang kuatĀ untuk memanfaatkan potensi ekonomi dan melindungi budaya mereka sendiri.

    Sebab, jika pengembangan AI hanya dilakukan oleh beberapa negara saja, maka negara lain akan terus tertinggal dan bergantung pada negara yang punya teknologi AI dominan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Anda tidak bisa membiarkan pengembangan AI dilakukan orang lain,” ujar Huang, dikutip dari US News, Selasa (13/2/2024).

    Nvidia, dia menjelaskan tengah melakukan ‘demokratisasi’ akses ke AI. Dengan begitu komputasi AI akan jauh lebih efisien.

    Huang juga menyinggung soal ketakutan banyak pihak terkait AI. Sejak mulai populer tahun lalu, banyak yang khawatir bahaya yang berasal dari teknologi tersebut.

    Ketakutan itu terlalu berlebihan, ungkap Huang. Bahkan menuding ada beberapa kepentingan yang berusaha menakuti orang lain soal AI.

    Padahal industri baru lainnya seperti mobil dan penerbangan bisa diatur. Ketakutan yang dibangun tersebut, dia menyebut sebagai sebuah kesalahan.

    “Ada beberapa kepentingan untuk menakut-nakuti orang mengenai teknologi baru ini, untuk mendorong orang lain agar tidak melakukan apapun pada teknologi dan mengandalkan mereka untuk melakukannya. Menurut saya itu adalah sebuah kesalahan,” jelasnya.

    Sementara itu, Nvidia terdampak dengan kebijakan baru soal pembatasan chip yang diberlakukan Oktober lalu oleh pemerintah Amerika Serikat (AS). Pemblokiran ekspor diberlakukan pada chip canggih dan alat pembuat chip ke China.

    Huang mengatakan pemblokiran ini akan mendorong pemain lokal China bisa mengembangkan chipnya sendiri. Pada akhirnya perusahaan teknologi AS yang akan merugi dengan kebijakan pemerintahannya.




    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.