Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aplikasi Gibran Dapat Dana Rp 3 Triliun, Kok Bisa?
    Insight News

    Aplikasi Gibran Dapat Dana Rp 3 Triliun, Kok Bisa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Januari 2024Updated:28 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan yang didirikan Gibran Huzaifah, eFishery, mendapatkan pendanaan cukup besar tahun lalu. Startup yang bergerak di bidang budi daya ikan in mendapat guyuran pendanaan Rp 3 triliun.

    Komisaris eFishery, Aldi Haryopratomo menjelaskan perusahaan itu memang sudah berjalan baik sejak masih startup kecil. Latar belakang yang dibawa juga sangat sederhana, menciptakan sesuatu untuk meningkatkan produktivitas para nelayan.

    “eFishery menciptakan sesuatu yang bisa meningkatkan produktivitas,” kata Aldi dalam gelaran Indonesia PE-VC Summit, yang dikutip Minggu (28/1/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Setelah bisnis berkembang, eFishery tak hanya bergelut untuk produktivitas saja. Namun mulai menjual iklan, yang pada akhirnya mendorong bisnisnya juga.

    Terbaru, Aldi menjelaskan eFishery membuat fitur yang memudahkan nelayan saat menggunakannya. Mirip seperti layanan streaming, nelayan bisa mengakses seluruh layanan dengan lebih mudah lagi.

    “Jadi para nelayan bisa mengakses seluruh layanan dengan cara yang lebih mudah,” ungkapnya.

    Nilai yang sama juga diterapkan oleh Halodoc. Startup health-tech itu juga telah memulai bisnisnya dengan sangat baik.

    Aldi, yang juga komisaris Halodoc, menjelaskan fokus utamanya adalah memberikan perawatan terbaik bagi pasien. Selain itu juga memberikan kemudahan bagi penggunanya.

    Contohnya pengiriman obat yang sulit dicari karena beragamnya jenis obat. Dari sana akhirnya teknologi dan pengetahuan diinvestasikan oleh perusahaan.

    “Jadi ada banyak perhatian, teknologi, dan pengetahuan yang diinvestasikan untuk memastikan toko obat tempat kami bekerja sama memenuhi syarat, dan memberikan tepat waktu. Hal yang sama untuk kredibilitas dokter, tidak hanya pada konsumen tapi juga toko obat dan tempat praktek,” kata Aldi.

    Tahun lalu, Halodoc juga mendapatkan pendanaan sebesar US$100 juta (Rp 1,58 triliun). Pendanaan itu dipimpin oleh PT Astra International Tbk (ASII) dan perusahaan ventura Openspace Ventures serta Novo Holdings.




    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.