Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos Teknologi Curhat AI Mahal Tapi Bingung Cari Duit dari Mana
    Insight News

    Bos Teknologi Curhat AI Mahal Tapi Bingung Cari Duit dari Mana

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Januari 2024Updated:19 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Teknologi Artificial Intelligence (AI) punya masalah baru. Bukan hanya soal akan menggantikan manusia, namun ternyata bos teknologi masih bingung mencari cara cari duit dari teknologi canggih itu.

    Fakta ini terlihat dalam gelaran Forum Ekonomi Dunia (WEF). Para bos teknologi cara mengubah pekerjaannya menjadi penghasil uang untuk perusahaan.

    Tahun lalu, banyak perusahaan yang berusaha untuk mengembangkan AI. Ini dimulai saat ChatGPT dirilis November 2022 dan dengan cepat digunakan ratusan juga pengguna.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    CEO Microsoft Satya Nadella mengungkapkan AI bisa meningkatkan produktivitas. Teknologi itu juga bisa mempercepat ilmu pengetahuan yang ada.

    Sebaliknya dalam beberapa bulan ke depan, banyak perusahaan akan mempertanyakan nilai dari pekerjaan teknologi canggih itu.

    “Semua orang, saya bisa membangun demo yang keren, tapi di mana nilainya?” kata CEO Cloudflare, Matthew Prince, dikutip dari Reuters, Kamis (18/1/2024).

    Salah satu saran untuk mencari cuan diungkapkan oleh CEO Cohere Aidan Gomez. Dia mengatakan AI bisa menyasar sektor tenaga penjualan untuk bisa mengantongi pendapatan.

    AI dapat membantu memperluas jangkauan dan tindak lanjut. Selain itu juga bisa untuk otomatisasi pada proses penjualan.

    “Ini akan terjadi di sisi penjualan dan membuat tim penjualan lebih produktif,” ungkapnya.

    Sementara itu, sektor pengobatan akan lebih sulit mencari pendapatan. Otomatisasi yang ditawarkan AI tidak bisa dengan mudah diciptakan, sebab akan membahayakan nyawa manusia.

    “Kita harus fokus membantu manusia, bukan menggantikan dokter dan punya dokter chatbot,” kata Gomez.


    Artikel Selanjutnya


    Video: Berbahaya! Manusia Bisa Dikalahkan AI, Ada Solusinya?

    (dem)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.