Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»iPhone 15 Tak Laku, Penjualan di China Merosot Tajam
    Insight News

    iPhone 15 Tak Laku, Penjualan di China Merosot Tajam

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Januari 2024Updated:8 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Penjualan iPhone di China diperkirakan akan mengalami penurunan tahun ini. Hal tersebut menyusul performa buruk penjualan iPhone 15 tahun lalu.

    Penurunan penjualan iPhone 15 terjadi tak lama setelah produk diluncurkan. Laporan Counterpoint Research pada Oktober lalu menyebutkan penjualan di China ambles 4,5% dibandingkan iPhone 14, semuanya terjadi hanya 17 hari setela peluncuran pasarnya.

    Sementara Desember lalu, penurunan juga masih terjadi. Edison Lee dan rekannya yang merupakan analis dari Jefferies mencatat Apple mengalami penurunan volume sebanyak dua digit di akhir tahun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kabar buruknya, kemungkinan hasil yang sama akan terus berlanjut tahun 2024 ini, dikutip dari Yahoo Finance, dikutip Senin (8/1/2024).

    Penurunan juga disebabkan pemberian diskon pada sejumlah smartphone Apple. Program tersebut dilakukan di berbagai portal belanja online minggu lalu.

    Diskon menyebabkan memangkas harga jual rata-rata namun tidak mendorong pertumbuhan volume pada produk.

    Para analis juga menjelaskan performa buruk hanya terjadi pada Apple. Sementara perusahaan lain mengalami peningkatan di bulan Desember lalu.

    Salah satunya adalah Huawei Technologies yang mencatat pertumbuhan tercepat pada jajarang Mate 60 terbarunya. Mate 60 diluncurkan beberapa minggu sebelum iPhone 15 dirilis. Peluncuran tersebut nampaknya juga mendorong semangat patriotik masyarakat China untuk beralih dari Apple.

    Sanksi Amerika Serikat (AS) pada Huawei yang memutus hubungan dengan produsen chip terkemuka dunia memang jadi berkah tersendiri untuk Apple. Saat itu, produsen iPad tersebut memperoleh pangsa pasar di China.

    Namun akhirnya Huawei kembali ke pasar mobile. Perusahaan terlihat merebut pangsa pasarnya yang sempat hilang.

    Huawei juga diketahui mengembangkan ekosistem softwarenya sendiri. Ini diharapkan bisa berkompetisi dengan iOS Apple dan Android milik Google.



    Artikel Selanjutnya


    HP Baru Huawei Pertanda China Menang Walau Digencet Amerika

    (npb/npb)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.