Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Petaka Baru Setelah El Nino, Ini Peringatan Ahli BRIN
    Insight News

    Ada Petaka Baru Setelah El Nino, Ini Peringatan Ahli BRIN

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Januari 2024Updated:2 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Masuk ke tahun baru, Indonesia punya ancaman baru. Sejumlah wilayah diperkirakan mengalami kekeringan di tengah musim hujan saat ini.

    Hal ini disampaikan oleh Pakar klimatologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Erma Yulihastin dalam akun X (dahulu Twitter). Dia menjelaskan akan terjadi dominasi angin monsun timuran yang biasanya terkait dengan musim kemarau.

    Fenomena ini berdampak pada menguatnya El Nino. Kekeringan khususnya akan terjadi pada wilayah pulau Jawa.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kekeringan belum berakhir di Jawa! Angin monsun timuran yang identik dengan musim kemarau kembali dominan di atas Jawa. Ini semakin menegaskan El Nino melemahkan monsun baratan sehingga kemarau lebih panjang, menunda musim hujan, dan mengubah sifat musim hujan menjadi lebih kering,” ungkap Erma.

    Ini terjadi salah satunya karena intrusi udara kering dari selatan Jawa serta Australia yang sedang masuk musim panas. Hal tersebut membuat Pulau Jawa merasakan cuaca panas dan kering meski sedang musim hujan.

    Penguatan El Nino yang terjadi sejak Desember lalu diperkirakan berlanjut hingga Januari 2024. Dampaknya adalah suhu muka laut yang mendingin dan termoklin di Papua, ini akan menyulitkan pembentukan awan dan hujan.

    Pola fenomena El Nino tahun lalu pernah terjadi pada 1997. Saat itu terdapat defisit curah hujan yang signifikan.

    “Lalu sampai kapan panas dan kering ini? Setidaknya selama dasarian 2-3 Desember kita di Jawa masih harus bersabar menunggu hujan. Meski begitu, kita juga mesti bersiap dengan hujan ekstrem yang dapat terjadi pasca dry spells. Ingat, El Niño masih 5-6 bulan lagi hingga Mei 2024!” tulisnya dalam cuitan terpisah.

    Sebelumnya Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) juga pernah mengingatkan soal El Nino tahun ini. Menurut laporan lembaga tersebut, fenomena tersebut akan berlangsung hingga April 2024 atau dapat lebih lama dari sebelumnya.

    Selain itu, WMO mengingatkan El Nino kali ini akan berdampak luas pada wilayah tropis. Setidaknya akan terjadi hingga Maret 2024 mendatang.

    “Gangguan ini adalah kemungkinan besar akan menimbulkan dampak signifikan terhadap masyarakat, aktivitas ekonomi, atau ekosistem alam di beberapa wilayah.”



    Artikel Selanjutnya


    Waspada! BMKG Umumkan Suhu di 7 Kota Ini Bisa Panas Mendidih

    (npb)


    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.