Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apa yang Akan Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar?
    Insight News

    Apa yang Akan Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Desember 2023Updated:28 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejak kecil, kita diberitahu bahwa Bumi berputar. Karena itu menghasilkan adanya siang dan malam hingga pergantian hari.

    Namun apa yang terjadi saat Bumi berhenti berputar? Salah satu dampaknya bisa langsung dirasakan oleh manusia di planet ini. 

    Anda yang biasanya berjalan menampak ke daratan akan mulai terlempar ke udara. Berdasarkan hukum inersia pertama Newton, manusia akan terbang ke arah timur dengan kecepatan 1.040 mil per jam.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Setelah terlempar, Anda akan mendarat tetapi tidak akan mulus. Anda akan berbenturan dengan daratan hingga perairan yang dapat membunuh Anda.

    Tidak semua manusia akan mengalami dampak yang serupa. Mereka yang tinggal di Antartika akan selamat dan mengalami beberapa luka memar karena sumbu rotasinya jauh lebih kecil.

    Namun menjauhi wilayah kutub, misalnya garis lintang 89,9 derajat, mereka akan merasakan perubahan momentum yang ratis. Mereka yang tinggal di Denmark atau Australia tidak akan selamat.

    Lebih parah, manusia yang tinggal jauh dari kutub akan terlempar dan terbang dengan kecepatan ratusan mil per jam.

    Lautan juga akan bergejolak. Begitu pula dengan bangunan dan tanaman yang akan terdampak saat Bumi berhenti berputar.

    “Material Bumi kuat saat dikompresi namun lemah di bawah tekanan,” ujar Profesor Earth and environmental geosciences at Colgate University, Joseph Levy dikutip dari Science Alert, Kamis (28/12/2023).

    Bumi yang berhenti berputar juga akan berdampak pada keadaan siang dan malam. Biasanya pergantian siang dan malam terjadi selama 12 jam.

    Namun saat berhenti berputar, sebagian planet akan mengalami malam hari tanpa henti. Kurangnya cahaya Matahari akan mematikan banyak tanaman dan membekukan air.

    Begitu juga ada bagian planet yang langsung terpapar Matahari selama enam bulan. Sinar Matahari akan membakar tanaman dan menguapkan air.



    Artikel Selanjutnya


    Ahli Temukan Lokasi Neraka, Miliaran Kali Panas Matahari


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.