Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Marak Iklan Pencuri Data, Google Janji Blokir Total
    Insight News

    Marak Iklan Pencuri Data, Google Janji Blokir Total

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Desember 2023Updated:20 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Google akan menguji fitur baru di browser Chrome untuk setop iklan mata-mata yang bisa mencuri data pengguna.

    Uji coba ini sebagai bagian dari rencana untuk melarang cookie pihak ketiga yang digunakan pengiklan untuk melacak konsumen.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Untuk diketahui, cookie adalah file khusus yang memungkinkan situs web dan pengiklan mengidentifikasi masing-masing pengguna web dan melacak kebiasaan browsing mereka.

    Raksasa pencarian asal Amerika tersebut akan meluncurkan fitur yang disebut Perlindungan Pelacakan pada 4 Januari kepada 1% pengguna Chrome secara global.

    Ketika sudah diluncurkan, fitur tersebut akan membatasi pelacakan lintas situs secara default.

    Mengutip Reuters, Google berencana untuk sepenuhnya menghentikan penggunaan cookie pihak ketiga untuk pengguna pada paruh kedua tahun 2024.

    Namun, jangka waktunya bergantung pada penanganan kekhawatiran antimonopoli yang diajukan oleh Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris (CMA).

    CMA telah menyelidiki rencana Google untuk menghentikan dukungan terhadap beberapa cookie di Chrome, karena pengawas tersebut khawatir hal itu akan menghambat persaingan dalam periklanan digital. Regulator juga akan mengawasi segmen penghasil cuan terbesar bagi perusahaan, yaitu periklanan.

    Kepala antimonopoli Uni Eropa Margrethe Vestager mengatakan pada Juni bahwa penyelidikan badan tersebut terhadap pengenalan alat Google untuk memblokir cookie pihak ketiga, yang merupakan bagian dari inisiatif “Privacy Sandbox” perusahaan, akan terus berlanjut.

    Pengiklan mengatakan hilangnya cookie di browser paling populer di dunia itu akan membatasi kemampuan mereka mengumpulkan informasi untuk mempersonalisasi iklan dan membuat mereka bergantung pada database pengguna Google.

    Broker BofA Global Research mengatakan dalam sebuah catatan, penghapusan cookie secara bertahap akan memberikan lebih banyak kekuatan kepada agensi media, terutama mereka yang mampu memberikan wawasan kepemilikan dalam skala besar kepada pengiklan.


    Artikel Selanjutnya


    Google Paksa Karyawan Ngantor, Sediakan Kamar Tapi Tak Gratis

    (fab/fab)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.