Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Disney Kabur dari Twitter ke Instagram, Ada Peran Yahudi
    Insight News

    Disney Kabur dari Twitter ke Instagram, Ada Peran Yahudi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Desember 2023Updated:14 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Walt Disney kabur dari Twitter X. Perusahaan media dan hiburan raksasa tersebut menyetop belanja iklan di media sosial milik Elon Musk dan menggenjot pengeluaran di Instagram milik Mark Zuckerberg.

    Berdasarkan data Sensor Tower yang dikutip oleh Reuters perusahaan raksasa di Amerika Serikat meningkatkan belanja iklan mereka di Instagram setelah menghentikan iklan digital di Twitter X.

    Alasan perusahaan raksasa seperti Walt Disney dan Comcast menghentikan belanja iklan di Twitter X adalah konten anti-Yahudi yang dinilai memenuhi platform media sosial tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Data Sensor Tower menunjukkan bahwa Disney menggenjot belanja iklan mereka di Instagram hingga 40 persen lebih tinggi dalam 2 pekan setelah 20 November, momen penyetopan belanja iklan mereka di Twitter X. Perusahaan internet Comcast juga meningkatkan belanja iklan mereka sebesar 6 persen pada periode yang sama, sedangkan perusahaan media lainnya Paramount meningkatkan belanja iklan di Snapchat hingga 3 kali lipat.

    Fakta ini menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh Elon Musk. Pada akhir November, Musk menghujat para pengiklan yang berhenti beriklan di Twitter X.

    Perusahaan raksasa AS ramai-ramai menghentikan iklan mereka di Twitter X setelah Musk mempromosikan konten anti-Yahudi yang menyatakan bahwa komunitas Yahudi “membenci” orang kulit putih. Musk telah meminta maaf atas tindakan tersebut.

    Data Sensor Tower menunjukkan 51 dari 100 pengiklan terbesar di Twitter X pada Oktober tahun lalu telah berhenti beriklan di platform tersebut pada November 2023.

    Sejak diakuisisi Elon Musk, jumlah pengguna aktif bulanan Twitter merosot 16 persen meskipun aktivitas pengguna cenderung stabil.

    Menurut Bloomberg News, Twitter X bakal melaporkan penurunan pendapatan iklan senilai US$ 2,5 miliar sepanjang 2023.

    “Meskipun platform seperti X mampu mempertahankan beberapa pengguna inti, tren keseluruhan menunjukkan bahwa konsumen pindah dari aplikasi jaringan sosial berbasis teks ke platform yang memprioritaskan foto dan video,” kata Data.AI.



    Artikel Selanjutnya


    Kondisi Twitter Parah, Elon Musk: Kas Berdarah Banyak Utang

    (dem/dem)


    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.