Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Internet Satria-1 Aktif Bulan Depan, Segini Kecepatannya
    Insight News

    Internet Satria-1 Aktif Bulan Depan, Segini Kecepatannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 November 2023Updated:23 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Setelah sampai di orbit, Satria-1 sedang bersiap digunakan. Direncanakan Desember akan siap on-air.

    Ketua Satgas Kominfo, Sarwoto Atmosutamo memastikan hal itu. Dia juga mengatakan tidak perlu peninjauan lagi dan persiapan sudah masuk ke angka 20%.

    “Enggak ada, Satria-1 tinggal penggunaan. Desember tinggal jalan,” kata Sarwoto, ditemui di DPR, Jakarta, Rabu (23/11/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lepas landas pada Juni lalu, Satria-1 akhirnya berada di orbit Geostasioner pada Oktober lalu. Satelit itu mengorbit di 146 derajat BT atau tepat berada di atas Pulau Papua dengan ketinggian 36 ribu km di atas permukaan Bumi.

    Satria-1 akan melayani 37 ribu titik fasilitas publik di wilayah 3T. Jumlah itu menyusut dari sebelumnya 150 ribu titik.

    Sarwoto menjelaskan jumlah 150 ribu didapatkan karena penggunaan internet kebanyakan 1 Mbps. Setelah satelit mengudara dan dihitung ulang ternyata ada pengembangan penggunaan internet menjadi 4-5 Mbps.

    “Waktu 4 tahun lalu di-setup penggunaan 1 lokasi adalah 1 Mbps. Kalau 150 Gbps hitungan dibagi 1 mbps jadi 150 ribu lokasi,” ungkapnya.

    Setelah sampai di orbit, sedang dilakukan ujicoba keseluruhan pada satelit. Jika dipastikan semua berfungsi dengan baik, Satria-1 siap digunakan untuk memberikan layanan internet di penjuru Indonesia.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bakti, Fadhilah Mathar mengatakan tahun ini penggunaan Satria-1 akan berfokus pada sektor pendidikan dan kesehatan. Masing-masing sebanyak 60% serta 30%, sementara sisanya bagi pemerintahan daerah, pos perbatasan, dan pos keamanan.

    “Itu untuk dibangun di 2023 terbatas ke 10 ribu titik,” ungkap Fadhilah.


    Artikel Selanjutnya


    Amerika Contek RI, Siapkan Rp 632,4 T demi Internet Ngebut

    (npb/npb)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.