Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dibayari Biden, Google Mau Tarik Kabel Laut Memutari RI
    Insight News

    Dibayari Biden, Google Mau Tarik Kabel Laut Memutari RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Oktober 2023Updated:30 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Alphabet, induk usaha Google, mengumumkan rencana membangun kabel laut jaringan internet melewati negara-negara “mungil” di Samudra Pasifik, termasuk tetangga RI, Timor Leste dan Papua Nugini.

    Rencana pembangunan kabel laut dari Amerika Serikat menyeberangi Samudra Pasifik menuju Australia, menurut pejabat pemerintah AS yang dikutip Reuters, akan diumumkan di AS pada Rabu (25/10/2023) waktu setempat.

    Kesepakatan pembangunan jaringan kabel laut akan memperluas proyek kabel laut komersial Google ke wilayah yang mencakup negara seperti Mikronesia, Kiribati, Kepulauan Marshall, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, Timor Leste, Tuvalu, dan Vanuatu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Perdana Menteri Australia Anthony Albanese berencana menyambangi Gedung Putih untuk bertemu dengan Presiden Joe Biden. Pemerintah dari kedua negara akan memberikan kontribusi finansial untuk proyek kabel laut Google.

    Pemerintah Australia akan memberikan kontribusi US$ 50 juta, sedangkan AS akan menyumbangkan US$ 15 juta.

    Negara-negara di tengah Samudra Pasifik telah menjadi fokus baru bagi China dan Amerika Serikat. Kedua negara yang sedang berebut pengaruh tersebut berlomba mendekati pemerintah negara Pasifik untuk menjalin kemitraan militer dan pembangunan infrastruktur.

    Presiden Joe Biden juga mendorong agar Amerika Serikat tetap dominan di bidan layanan telekomunikasi. Penguasaan industri telekomunikasi dinilai sebagai salah satu kunci isu keamanan nasional karena terkait pengendalian arus informasi dari dan ke seluruh dunia.

    Google saat ini sedang membangun kabel fiber optik yang melewati Taiwan untuk menghubungkan Filipina dan Amerika Serikat.

    Sebagai bagian dari proyek infrastruktur telekomunikasi negara-negara kepulauan Pasifik, AS juga akan bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk membangun ketahanan keamanan siber termasuk membantu pencadangan data ke jaringan cloud global.


    Artikel Selanjutnya


    Google Hapus Gmail, Begini Cara Agar Alamat Email Tak Lenyap

    (dem/dem)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.