Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Lagi-Lagi Bertindak Keras Terhadap Startup-nya
    Insight News

    China Lagi-Lagi Bertindak Keras Terhadap Startup-nya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Oktober 2021Updated:15 Oktober 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Minggu lalu, pemerintah China menjatuhkan hukuman denda pada raksasa pengantaran makanan, Meituan sebesar US$500 juta. Namun jumlah denda yang dijatuhkan oleh States Administration for Market Regulation (SAMR) disebut pengamat tidak sebesar yang diharapkan.

    Sebagai perbandingan raksasa teknologi China lain Alibaba didenda US$2,8 miliar atau Rp 39,4 Triliun pada April lalu. Jumlah itu adalah 4% dari pendapatan e-commerce pada tahun 2019 lalu.

    “Denda Meituan sebenarnya lebih rendah dari yang diharapkan,” ungkap Ken Wong, spesialis protoflio ekuitas Asia di Eastspring Investments, dikutip dari CNBC Internasional, Kamis (14/10/2021).

    SAMR menjatuhkan denda pada Meituan pada hari Jumat lalu. Penyebabnya adalah perusahaan dianggap menyalahgunakan posisi dominannya pada pasar pengiriman makanan di China.

    Regulator itu mengatakan Meituan mendorong merchant menandatangani perjanjian kerja sama eksklusif dengan perusahaan. Parahnya, Meituan juga menjatuhkan hukuman bagi pedagang yang tidak melakukannya.

    Lalu SAMR mendenda Meituan sekitar 3,44 miliar yuan atau US$543,3 juta pada perusahaan itu. Lembaga itu juga memerintahkan perusahaan melakukan langkah perbaikan.

    Namun denda itu tak mempengaruhi kinerja saham perusahaan di bursa Hong Kong. Saham Meituan tercatat naik lebih dari 8% pada hari Senin ini.

    Sementara saham perusahaan teknologi lain yang terdaftar di Hongkong juga mengalami peningkatan. Tencent naik 2,9% dan Alibaba lebih dari 8%.

    Bank Investasi Jefferies mengatakan denda itu menghapus ‘overhang’ pada Meituan. Para analis percaya keputusan SAMR berdasarkan kekhawatiran atas pasar.

    “Kami percaya keputusan SAMR mengatasi kekhawatiran pasar, dan Meituan telah berkomunikasi dengan pihak berwenang dan meningkatkan operasional bisnisnya,” ungkap para analis.

    [Dexpert.co.id]

    (hoi/hoi)



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.