Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Duit Rp 472 Miliar Buat Startup Teknologi Kesehatan di RI
    Insight News

    Ada Duit Rp 472 Miliar Buat Startup Teknologi Kesehatan di RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Oktober 2023Updated:22 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – East Ventures mengumumkan penggalangan dana kelolaan untuk investasi di startup bidang kesehatan sebesar US$30 juta (Rp 472 miliar).

    Co-Founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuaca mengatakan komitmen dana ini akan difokuskan untuk Indonesia saja. Dana ini didedikasikan untuk mendukung solusi layanan kesehatan di Indonesia.

    “Jadi fokusnya bisa investasi di company Singapura, misalnya, tapi targetnya untuk dibawa ke Indonesia,” ujar Willson saat temu dengan media di Jakarta, Rabu (18/10/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Willson mengatakan tujuan East Ventures adalah bagaimana ekosistem kesehatan di Indonesia bisa mudah diakses oleh semua orang, dengan harga yang efektif dan penanganan yang tepat sasaran.

    Sampai saat ini komitmen tersebut masih dalam proses penggalangan dana. Willson menyebut belum ada target kapan penggalangan dana ini akan ditutup.

    “Seluruh sektor agnostik, healthcare apa aja, tapi kami enggak untuk investasi untuk hospital, teknologi alat AI nya, service health service, tapi bukan yang aset gitu,” imbuhnya.

    Soal startup seperti apa yang jadi tujuan pendanaan ini, Willson mengatakan untuk startup di tahap awal atau early stage.

    Berbeda dengan bidang lain, layanan kesehatan memiliki manajemen risiko yang terikat dengan regulasi. Pengembangan produk pada sektor kesehatan akan jauh lebih lama.

    “Itu fund-nya harus dedicated fund, ngga bisa digabung fund biasa karena fund biasa itu khusus digital e-commerce segala macem itu cepet banget.Jadi risiko berbeda, fund juga harus berbeda,” jelasnya.

    Sebelum dana ini dibentuk, East Ventures telah aktif berinvestasi pada startup dan perusahaan healthcare di Asia Tenggara.

    Hingga saat ini, East Ventures telah memiliki 30 perusahaan portofolio di sektor kesehatan. Investasi mereka mencakup kepada Mesh Bio, AMILI, Aevice Health, Etana, dan lain-lain.

    Selain itu, di saat investasi pada perusahaan terkait genomik masih tergolong baru pada tahun 2018, East Ventures telah berinvestasi pada startup genomik, seperti NalaGenetics dan Nusantics, yang kini menjadi layanan kesehatan berbasis genomik di Indonesia dan Asia Tenggara.

     


    Artikel Selanjutnya


    Banyak Masalah, Investor Gojek-Kopi Kenangan-Traveloka Pecah

    (dem/dem)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.