Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alasan Xiaomi Setop Pakai MIUI, Luncurkan HyperOS
    Insight News

    Alasan Xiaomi Setop Pakai MIUI, Luncurkan HyperOS

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Oktober 2023Updated:19 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Xiaomi baru saja mengumumkan sistem operasi baru ‘HyperOS’ yang menggantikan MIUI. Hal ini menandai sejarah baru, sebab MIUI sudah 13 tahun menjadi software antarmuka andalan di perangkat mobile Xiaomi.

    Lantas, apa sebenarnya alasan Xiaomi mengganti MIUI dengan HyperOS?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam unggahan di akun X personalnya, VP Xiaomi Global Alvin Tse mengatakan HyperOS akan menghadirkan konektivitas yang lebih mumpuni di ekosistem Xiaomi. Sistem operasi ini tak cuma dirancang untuk lini smartphone, tetapi juga 200 kategori produk Xiaomi lainnya.

    “Tak sabar melihat era baru dari Hyper Performance, kemudahan, dan konektivitas di semua smartphone dan AIoT (Artificial Intelligence of Things),” kata dia, dikutip dari Android Authority, Rabu (18/10/2023).

    Sejauh ini, Xiaomi menjadi salah satu raksasa teknologi dengan portofolio produk paling banyak. Mulai dari perangkat mobile, wearable, mobil, hingga peralatan rumah tangga pintar. Sepertinya, HyperOS juga dirancang untuk memperkuat ekosistem teknologi AI milik Xiaomi.

    “Pada 2014, ketika bisnis IoT (Internet of Things) mulai menemukan bentuk, kami mengeksplor lebih lanjut untuk pengembangan dan verifikasinya. Pada 2017, riset dan pengembangan sistem baru akhirnya meluncur untuk mendukung semua ekosistem dan aplikasi. Ini adalah tujuan kami,” kata CEO Xiaomi Lei Jun dalam postingan di Weibo.

    Lebih lanjut, Jun menjelaskan bahwa HyperOS dibangun berbasis integrasi yang mendalam antara sistem operasi Android dan sistem Vela yang dikembangkan oleh perusahaan.

    “Kami menulis ulang arsitekturnya dari awal dan menyiapkan basis publik untuk implementasi IoT di miliaran perangkat dan miliaran koneksi di masa depan,” ia menuturkan.

    HyperOS akan tersedia secara bertahap untuk pengguna perangkat Xiaomi di seluruh dunia. Mulanya, OS ini akan tersedia secara pre-loaded di seri flagship Xiaomi 14.

    Belum banyak yang diketahui soal fitur yang tersedia, serta penampakan software tersebut. Sepertinya, detil rinci soal HyperOS baru bisa ketahuan ketika Xiaomi 14 meluncur pada akhir bulan ini. Kita tunggu saja!


    Artikel Selanjutnya


    Daftar HP Xiaomi Banting Harga di RI September 2023, Simak!

    (fab/fab)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.