Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pegawai Twitter Protes WFO, Elon Musk Pecat Semena-mena
    Insight News

    Pegawai Twitter Protes WFO, Elon Musk Pecat Semena-mena

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Oktober 2023Updated:16 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Komisi hubungan industrial Amerika Serikat (NLRB) menuduh Elon Musk melanggar hukum karena memecat pegawai Twitter yang protes soal kebijakan kembali bekerja di kantor.

    NLRB cabang San Francisco pada akhir pekan lalu menyatakan keputusan Elon Musk memecat software engineer Twitter yang bernama Yao Yue, melanggar undang-undang hubungan industrial nasional.

    Menurut NLRB, Musk memecat Yao Yue setelah perempuan programmer tersebut berinisiatif mengajak pegawai Twitter lain untuk membentuk organisasi buruh. Pemicu aksi Yao Yue adalah kebijakan Musk yang tiba-tiba memerintahkan seluruh pegawai Twitter kerja di kantor.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    CNBC International melaporkan bahwa Musk mengirim email ke pegawai Twitter segera setelah mengambil alih Twitter. Email tersebut berisi harapannya ke mereka, salah satunya adalah “jika Anda bisa hadir secara fisik di kantor tetapi tidak datang ke kantor, pengunduran diri Anda diterima.”

    Pernyataan keras Musk soal kebijakan kembali ke kantor membuat beberapa pegawai menyatakan prihatin, bahkan ada yang melontarkan kemarahannya.

    Yao Yue kemudian menulis di Twitter, “Jangan mengundurkan diri, biarkan ia memecat kamu. Kamu tidak dapat apa-apa dari pengunduran diri.” Ia juga menulis di channel Slack perusahaan, “Jangat mau dipecat. Serius.”

    Pesan Yao Yue direspons oleh pegawai Twitter lain. Pada saat yang sama, Musk meminta agar tim manajemen Twitter memantau media sosial dan Slack perusahaan “untuk mengidentifikasi siapa yang harus dipecat.”

    Lima hari kemudian, Yao Yue dipecat. Manajemen menyatakan mereka melanggar kebijakan perusahaan tanpa mengungkapkan secara spesifik.

    “Yao Yue menuduh Twitter memilih dia untuk dipecat sebagai balasan atas upayanya mengajak rekan kerja untuk tidak mengundurkan diri, sehingga mereka bisa memiliki kekuatan hukum untuk menggugat perusahaan,” tulis dokumen yang dirilis NLRB.

    NLRB juga menuduh X yang dulu bernama Twitter “ikut campur, mengekang, dan memaksa pegawai yang tengah menggunakan hak mereka” sesuai undang-undang ketenagakerjaan.

    “Setelah 12 tahun yang luar biasa dan 3 pekan yang kacau balau, saya resmi dipecat oleh Twitter,” kata Yao Yue di akun Twitternya bertanggal 15 November 2023.



    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Komentar Pedas soal Karyawan Twitter yang Dipecat

    (dem/dem)


    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.