Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Tersudut, Janji Tak Semena-Mena di Negara Ini
    Insight News

    Google Tersudut, Janji Tak Semena-Mena di Negara Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Oktober 2023Updated:6 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Google sedang menghadapi kasus antimonopoli di Amerika Serikat (AS). Bersamaan dengan itu, raksasa mesin pencari tersebut juga menghadapi gugatan di Eropa.

    Pada Januari lalu, otoritas Jerman menuduh Google melakukan pelanggaran dalam pemrosesan data pengguna. Pengguna tak diberikan kebebasan untuk mengontrol data mana saja yang boleh dibagikan oleh perusahaan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Setelah diselidiki selama berbulan-bulan, kini Google sepakat untuk mengubah kebijakan dalam pengelolaan data pengguna, dikutip dari Reuters, Jumat (6/10/2023).

    Sebagai informasi, Google meraup pendapatan dari penjualan iklan digital. Nah, untuk menargetkan iklan yang efektif bagi brand, Google memanfaatkan data yang dikumpulkan dari kebiasaan pengguna.

    Menurut regulator Jerman, mekanisme yang dilakukan Google membuat pengguna tak berdaya atas data mereka sendiri. Alhasil, Google pun diminta melakukan perombakan kebijakan.

    Ke depannya, Google berjanji akan memberikan pengguna kebebasan untuk memilih bagaimana data mereka digunakan oleh raksasa asal Mountain View.

    “Pengguna layanan Google akan diberikan pilihan untuk menentukan nasib data mereka. Pengguna bisa mengetahui bagaimana Google menggunakan data mereka dan apakah data tersebut boleh digunakan lintas layanan,” kata pimpinan tim pengawas Andreas Mundt, dalam keterangan resminya.

    “Mekanisme ini bukan cuma untuk melindungi data pengguna, tetapi juga meredam kekuasaan Google dalam menyetir pasar,” ia menambahkan.

    Kebijakan baru Google akan berlaku pada 25 layanannya, termasuk Gmail, Google News, Assistant, Contacts, dan Google TV.



    Artikel Selanjutnya


    Masa Depan Google di Ujung Tanduk, Apple Protes Soal Ini

    (fab/fab)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.