Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ledakan Matahari Dahsyat, NASA Kasih Peringatan ke Bumi
    Insight News

    Ledakan Matahari Dahsyat, NASA Kasih Peringatan ke Bumi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 September 2023Updated:20 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ledakan dahsyat terjadi di Matahari pada tahun lalu. Fenomena tersebut tertangkap kamera pesawat luar angkasa ‘Parker Solar Probe’ milik NASA.

    Dikutip dari BusinessInsider, Rabu (20/9/2023), ini adalah kali pertama ada footage dari jarak dekat yang merekam fenomena erupsi atau bahasa ilmiahnya ‘coronal mass ejection’ (CME).

    CME merupakan ledakan berskala besar dari plasma super panas yang mengalami erupsi pada atmosfer Matahari. Ledakan itu menghasilkan partikel-partikel yang bisa menghancurkan sistem komunikasi pada jaringan radio di Bumi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “CME yang ditangkap oleh Parker Solar Probe adalah ledakan Matahari terbesar yang pernah terekam,” kata NASA.

    Ilmuwan dari John Hopkins Applied Laboratory juga mengunggah video yang merekam insiden CME tersebut.

    Untungnya, para ilmuwan yang meneliti fenomena tersebut bisa selamat, mengingat Parker Solar Probe benar-benar terbang melintasi CME.

    Sebagai informasi, Parker Solar Probe merupakan pesawat khusus yang menjalankan misi penelitian pada korona luar Matahari. Pesawat tersebut dikatakan merupakan awak luar angkasa tercepat sepanjang sejarah.

    Parker Solar Probe juga satu-satunya pesawat yang bisa menjangkau matahari dalam jarak terdekat, yakni 4 juta mil dari permukaan matahari.

    Pesawat ini sudah dilapisi dengan material anti-panas dan sistem otomatis yang melindungi berbagai perangkat dari emisi cahaya matahari.

    Ketika Parker pertama kali mendeteksi CME, jaraknya sekitar 5,7 juta mil dari permukaan Matahari.

    “Sejak awal, kami tahu bahwa Parker Solar Probe dapat menangkap CME,” kata Jim Kinnison, engineer misi Parker Solar.



    Artikel Selanjutnya


    NASA Simulasi ‘Kiamat’ Lokal, Bumi Cuma Punya Waktu 30 Menit

    (fab/fab)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.