Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aplikasi YouTube-IG Palsu Beredar, Rampok Rekening Lewat HP
    Insight News

    Aplikasi YouTube-IG Palsu Beredar, Rampok Rekening Lewat HP

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 September 2023Updated:7 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – India memperingatkan warganya soal bahaya malware jahat yang bisa merampok data di HP Android. Malware jahat tersebut beredar di versi palsu aplikasi ChatGPT, Instagram, Opera Mini dan YouTube.

    Peringatan soal malware disampaikan oleh unit kemanan siber dari Kementerian Pertahanan India.

    Sebuah malware Remote Access Trojan yang disebut sebagai DogeRAT pertama kali diidentifikasi oleh startup Cloudsek. Dalam peringatan Kementerian Pertahanan India, DogeRAT tersebar lewat media sosial berbentuk versi palsu aplikasi ChatGPT, Instagram, Opera Mini dan YouTube. Beberapa aplikasi dibungkus dalam versi premium YouTube, Netflix, dan Instagram.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Begitu terinstal di perangkat korban, malware membobol akses tanpa izin ke data sensitif, termasuk kontak, pesan, dan kredensial [user name dan password],” bunyi peringatan bertanggal 24 Agustus 2023.

    HP dan perangkat lain yang tertular malware diambil alih sehingga hacker bisa mengirim spam, melakukan pembayaran digital tanpa izin, mengobrak-abrik file, hingga mengambil foto dan merekam ketukan keyboard. Malware tersebut juga membuat hacker bisa melacak lokasi dan merekam suara.

    Meskipun asal usul malware tidak diketahui, peringatan dari pemerintah India menyorot aksi penjahat siber yang menyebarkan versi palsu aplikasi terkenal lewat Telegram sebagai awal penyebaran.

    Kementerian Pertahanan India meminta agar pegawai dan pejabat pemerintah tidak mengunduh aplikasi mobile dari dari platform pihak ketiga atau mengklik link dari orang yang tidak dikenal. Mereka juga menyarankan agar HP di-update ke software terkini dan menginstal aplikasi anti-virus.

    CloudSEK sebelumnya menyatakan sebuah malware sumber terbuka (open source) Android berbasis Java, menyasar konsumen di berbagai macam industri termasuk bank dan hiburan. Meskipun awalnya hanya mengincar pengguna di India, CloudSEK menyatakan awalnya malware tersebut dibuat untuk pengguna global.

    Pembuat malware DogeRAT, dalam sebuah unggahan di GitHub, menyatakan kampanye malware diluncurkan menggunakan bot Telegram dengan platform sumber terbuka NodeJS. 



    Artikel Selanjutnya


    Malware Ada di Jutaan HP Murah Sejak Keluar dari Pabrik

    (dem/dem)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.