Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Rp 4,5 T Buat Startup RI, Ini Syarat Jika Mau Kebagian
    Insight News

    Ada Rp 4,5 T Buat Startup RI, Ini Syarat Jika Mau Kebagian

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 September 2023Updated:4 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Merah Putih Fund memberikan sejumlah syarat bagi calon startup yang akan didanai. Salah satunya adalah startup yang asli Indonesia.

    Ketua PMO Merah Putih Fund, Eddi Danusaputro menjelaskan pendiri startup yang akan didanai harus semuanya di Indonesia. Begitu pula fokus dan kedudukan perusahaan rintisan berada di tanah air.

    “Adanya rencana exit. Diarahkan IPO di Indonesia,” kata Eddi, dalam Penandatanganan Perjanjian Partisipasi Merah Putih Fund, Jakarta, Senin (4/8/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia juga menjelaskan Merah Putih Fund tidak menyasar sektor tertentu, namun bisa untuk semua sektor. Namun Eddi menekankan jika yang dituju bukanlah mereka yang berada di level unicorn.

    “Tidak unicorn terlalu mahal. Tapi [berikan pendanaan] soon-icorns [soon-to-be-unicorn],” ungkapnya.

    Merah Putih Fund terdiri dari lima Corporate Venture Capital (CVC) dari BUMN. Mulai dari Mandiri Capital Indonesia, MDI Ventures dari Telkom Group, BRI Ventures, Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), dan BNI Ventures.

    Sebelumnya dia mengatakan lima CVC BUMN yang hanya berjalan sendiri. Jadi sekarang disatykan untuk menghimpun dana bersama.

    “Sudah punya 5 vc. Tapi jalan sendiri. Menghimpun bersama untuk investasi,” jelas Eddi.

    Semua CVC yang bergabung itu menghimpun dana kelola awal dengan nilai mencapai US$300 juta. Berikutnya akan dihimpun dana lebih banyak lagi yang melibatkan CVC BUMN lain dan swasta.

    Eddi menjelaskan kebanyakan kepemilikan saham 12 unicorn dan 2 unicorn asal Indonesia masih dimiliki asing. Untuk itu ingin didorong agar investor lokal juga bisa berkembang seperti investor asing.

    “Yangbisa dilakukan memperlakukan investor lokal mengimbangi dari investasi asing,” kata Eddi.

     



    Artikel Selanjutnya


    Banyak Masalah, Investor Gojek-Kopi Kenangan-Traveloka Pecah

    (dem)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.