Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Banyak Data RI Lari ke Asing, Telkom Diam-Diam Lakukan Ini
    Insight News

    Banyak Data RI Lari ke Asing, Telkom Diam-Diam Lakukan Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Agustus 2023Updated:29 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Telkom punya caranya sendiri untuk bisa membuat data tidak lari ke luar negeri. Salah satunya dengan membangun puluhan data center dengan berbagai kategori.

    “Data center kita diam-diam sudah ada 20. Di Tanjung Karang di Lampung terbaru. Kemungkinan besar tahun ini bisa sampai 30,” kata Direktur Wholesale & International Service Telkom Indonesia, Bogi Witjaksono dalam Profit CNBC Indonesia, Senin (28/8/2023).

    Kapasitasnya ada yang di antara 51-75 megawatt dan beberapa di daerah naik menjadi 1 megawatt. Dalam 2-3 tahun, Telkom juga akan menyediakan dengan kelas 5 megawatt.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bogi menjelaskan pembangunan cepat itu untuk meyakinkan pemain digital dunia untuk bisa hadir langsung di Indonesia. Keberadaan konten di luar negeri akan membuat cost yang dikeluarkan tidak akan efisien.

    “Bayangkan semua di luar. Yang kita lakukan bagaimana pemain digital yakin di Indonesia bisa, enggak harus di luar,” jelasnya.

    Tidak berhenti hanya menyediakan data center, Telkom juga mendorong konektivitas. Bogi menjelaskan pihaknya telah memisahkan data center dan infrastruktur.

    Data center akan berada dalam unit khusus bernama Telkom Data Ekosistem (TDE) dan infrastruktur dengan anak perusahaannya, Telin.

    Telin diberi tugas membangun infrastruktur untuk menghubungkan dengan luar negeri. Menurutnya, perjalanan perusahaan ini telah dirancang untuk jangka panjang.

    “Jadi, sekarang Telin meninggalkan bisnis data center. Akan kita pisahkan bisnis khusus data center TDE (Telkom data ekosistem). Telin infrastruktur internasional,” ungkap Bogi.

    Bogi menambahkan upaya ini untuk mewujudkan prediksi industri ekonomi digital yang bisa meraup Rp 4.300-4.500 triliun periode 2020-2030.

    “Ini butuh infrastruktur dan tidak bisa dikerjakan seorang,” ujar dia.


    Artikel Selanjutnya


    Bos Telkom soal Market Cap Rp 500 Triliun : Maunya Lebih!

    (npb/npb)


    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.