Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Miliarder Teknologi Patungan Bikin ‘Surga’, Ini Lokasinya
    Insight News

    Miliarder Teknologi Patungan Bikin ‘Surga’, Ini Lokasinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Agustus 2023Updated:28 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Selama bertahun-tahun, perusahaan tak terkenal bernama ‘Flannery Associates’ gencar membeli lahan yang belum dikembangkan di bagian timur laut San Francisco di Solano County.

    Ratusan pemilik lahan meneriwa tawaran menggiurkan untuk menjual properti mereka di atas harga pasar. Alhasil, banyak yang penasaran siapa sebenarnya sosok di balik pembelian lahan besar-besaran tersebut.

    Sebuah laporan dari The New York Times akhirnya mengungkap misteri ini. Sejumlah miliarder teknologi disebut patungan untuk membeli lahan yang rencananya akan dijadikan ‘surga dunia’.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mereka ingin menciptakan kota eksklusif yang akan dihuni puluhan ribu warga. Adapun kota itu akan memisahkan dua wilayah, yakni area perkotaan dan pedesaan.

    “Kota itu akan ditenagai energi yang ramah lingkungan, transportasi umum, dan kehidupan perkotaan yang memadai,” kata Flannery Associates dalam dokumen tahun 2017, dikutip dari Mashable, Senin (28/8/2023).

    Beberapa miliarder teknologi yang ikut dalam patungan tersebut adalah co-founder LinkedIn, Reid Hoffman; investor modal ventura Andreessen Horowitz, Marc Andreessen; janda Steve Jobs, Even Laurene Powell Jobs; hingga beberapa tokoh startup dan kripto.

    Menurut laporan The New York Times, otak di balik Flannery Associates adalah mantan trader Goldman Sachs berusia 36 tahun bernama Jan Sramek.

    Selama ini, Flannery Associates bergerak dalam senyap. Namun, mereka akhirnya terungkap lantara perlu melobi pemerintah setempat.

    Sebab, Flannery Associates sedang dalam upaya membeli lahan pertanian dan properti lain yang bukan milik warga. Dengan begitu, mau tak mau mereka perlu melakukan negosiasi dengan pemerintah lokal.

    Flannery Associates berjanji akan menciptakan lapangan pekerjaan, rumah baru, dan fasilitas umum yang memadai, agar pemerintah lokal merestui inisiatif mereka.



    Artikel Selanjutnya


    Ngeri, Giliran PBB yang Buka-bukaan soal Tanda Kiamat

    (fab/fab)


    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.