Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Profesor Harvard Pamer Sisa Pesawat Alien dari Dalam Samudra
    Insight News

    Profesor Harvard Pamer Sisa Pesawat Alien dari Dalam Samudra

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Agustus 2023Updated:18 Agustus 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Profesor di Harvard menunjukkan bukti keberadaan alien yang ditemukan di dasar Samudra Pasifik.

    Avi Loeb dan tim peneliti dari Harvard meyakini temuan itu berasal dari pecahan meteor alien IM1 yang jatuh pada 2014 silam.

    Obyek disebut berasal jauh dari luar Tata Surya. Loeb juga meyakini temuannya mewakili teknologi peradaban alien, demikian dilansir dari Futurism, Jumat (18/8/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Temuan itu berawal saat tim berlayar membawa peralatan ‘pengais dasar laut’ pada awal bulan Juni. Berikutnya pada 21 Juni, mereka menemukan pecahan bernama spherules.

    Spherules disebut mengandung campuran besi, magnesium, dan titanium. Ketiganya merupakan ciri khas dari obyek seperti meteorit atau asteroid.

    Seluruh material yang ditemukan di dasar Samudera baru-baru ini dilaporkan berasal dari obyek yang telah meledak dengan dahsyat.

    Namun, temuan Loeb dan timnya diragukan oleh sejumlah ilmuwan. Menurut mereka, obyek itu bisa dengan mudah ditemukan di manapun.

    Misalnya, kurator debu kosmik NASA bernama Marc Fries yang mengatakan pecahan itu merupakan obyek yang sangat umum ditemukan di Bumi. Selain itu juga, obyek dapat berasal dari ratusan meteorit di luar angkasa.

    Berasal dari knalpot mobil, rem kendaraan, pengelasan, gunung api dan mungkin sejumlah sumber lain yang belum diidentifikasi,” ungkap Fries.

    Loeb tetap pada pendiriannya walau banyak yang meragukan. Meskipun dia mengatakan tetap harus melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui informasi berikutnya soal obyek tersebut.

    Sebagai informasi, Loeb merupakan orang yang menemukan obyek asing Oumuamua pada 2017. Dia meyakini temuannya merupakan bagian dari teknologi alien.

    Pesawat penjelajah antariksa

    Ada dua alasan yang membuat Loeb percaya bahwa IM1 yang menghantam Bumi pada 2014 adalah wahana buatan makhluk cerdas dari luar Bumi.

    Pertama, IM1 bergerak sangat cepat. Menurut perhitungan Loeb, objek tersebut terbang lebih cepat dari 95 persen bintang di dekatnya. Kecepatan ini adalah bukti bahwa meteor ini dalam objek antar-bintang, benda yang berasal dari luar Tata Surya.

    Kedua, meteorit itu terpantau tidak hancur lebur saat menembus atmosfer lapisan terluar Bumi. IM1 tetap utuh hingga mencapai atmosfer lapisan bawah. Fakta ini menunjukkan bahwa material penyusunnya lebih kuat dari baja.

    Berdasarkan perhitungan Loeb dan timnya dari Harvard, potensi IM1 adalah pengunjungan antar-bintang mencapai 99,999 persen. Artinya, ini adalah objek antar-bintang ketiga yang pernah ditemukan setelah komet Borisov dan Oumuamua.

    Berdasarkan artikel tulisan Loeb di Medium, tim yang ia pimpin berhasil menemukan material bulat berukuran 0,3 milimeter yang diduga berasal dari luar angkasa. Material itu adalah bagian dari objek yang diambil mereka dari dasar Samudra Pasifik.

    “Kami menemukan komposisi yang kebanyakan berupa besi dengan sebagian magnesium dan titanium, tanpa nikel. Komposisi ini aneh dibandingkan dengan logam buatan manusia, asteroid, dan sumber astrofisik lain yang familier,” katanya.

    Bulatan kecil muncul dalam partikel magnetik yang diteliti menggunakan mikroskop. Partikel diambil dari area yang diduga dilewati oleh meteorit IM1.

    Material tersebut akan dibawa Loeb dan tim ke Observatorium Harvard. Di sana, mereka bisa menggunakan spektometer untuk mengidentifikasi isotop di dalamnya.

    Lewat analisis atas proporsi dan perbandingan dengan meteorit lain, mereka bisa memastikan IM1 objek antar-bintang atau bukan.

    Selain itu, pemeriksaan di Harvard bisa memastikan apakah material tersebut terbentuk secara alami atau buatan makhluk cerdas di luar Bumi, yang biasa disebut alien.


    Artikel Selanjutnya


    Terungkap! Buku Diary Sebut Alien Menculik Manusia Tahun 1639

    (fab/fab)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.