Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tanda Kiamat Bumi Tampak dari Antartika, Ilmuwan Ketakutan
    Insight News

    Tanda Kiamat Bumi Tampak dari Antartika, Ilmuwan Ketakutan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Agustus 2023Updated:10 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perubahan iklim sudah terasa hingga di Antartika, benua ujung di Kutub Selatan Bumi yang diselimuti es karena suhu dingin ekstrem. Salah satu bongkahan es (glacier) di sisi barat Antartika sudah meleleh signifikan, bahkan ilmuwan menyebutnya ‘Glacier Kiamat’.

    Es laut di wilayah Antartika pun sudah menyusut ke titik terendah dalam sejarah, menurut laporan Time, dikutip Rabu (9/8/2023).

    Fenomena ini merupakan hasil dari kegagalan manusia menjaga lingkungan, salah satunya dengan tidak mengurangi jumlah emisi karbon. Para ilmuwan sudah lama mewanti-wanti risiko perubahan iklim yang mengancam ekosistem di Antartika.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Antartika yang berubah drastis memiliki dampak buruk untuk planet kita,” kata profesor geosciences di University of Exeter, Martin Siegert.

    Siegert dan timnya menulis riset berjudul ‘Frontiers in Environmental Science’ untuk memahami seperti apa perubahan iklim yang terjadi akibat pembakaran fosil dan pengaruhnya terhadap atmosfer, pola cuaca, es laut, es darat, hingga ekosistem biologis.

    Dalam studi tersebut, ditemukan bahwa perubahan iklim berdampak lebih buruk di wilayah-wilayah yang sebelumnya dinilai tak terlalu terimbas oleh pemanasan global. Misalnya saja Antartika yang selama ini menjadi wilayah terdingin di dunia.

    Salah satu tim penulis studi, Anna Hogg, merupakan profesor di University of Leeds. Ia mengatakan bahwa ada hubungan yang kompleks dari pemanasan global dengan es, samudera, dan udara.

    Tahun lalu, suhu di Antartika dilaporkan naik 38 derajat di atas temperatur normal. Rak es yang biasanya setinggi bangunan, kini terancam karena terus meleleh. Bahkan, laut es kini sudah sangat rendah dibandingkan 2022 lalu.

    “Kami sudah memberikan peringatan soal ini selama 30 tahun terakhir,” kata ilmuwan dari University of Colorado, Ted Scambos. Ia mengatakan para ilmuwan tak lagi terkejut dengan perubahan iklim yang makin memprihatinkan.

    “Saya kecewa. Saya harap kita semua bisa melakukan aksi nyata lebih cepat,” ia menuturkan.



    Artikel Selanjutnya


    Heboh Dunia Lain di Bawah Antartika, Temuan Tak Terduga

    (fab/fab)


    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.