Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Dapat Duit Lagi, Buat Utak-Atik Otak Manusia
    Insight News

    Elon Musk Dapat Duit Lagi, Buat Utak-Atik Otak Manusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Agustus 2023Updated:8 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Startup chip otak milik Elon Musk yang bernama Neuralink meraih suntikan modal senilai US$ 280 juta (sekitar Rp 4,27 triliun).

    Neuralink meraih pendanaan dari sekelompok investor yang dipimpin oleh Founders Fund milik Peter Thiel. Thiel adalah pendiri PayPal, antara lain bersama Elon Musk, yang juga merupakan investor eksternal pertama Facebook dan tokoh di balik startup kecerdasan buatan, Palantir.

    Pendanaan triliunan rupiah ini diraih Starlink setelah berhasil mendapatkan izin untuk menguji coba teknologi chip mereka di otak manusia. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut Reuters, valuasi Starlink sebelum pendanaan terbaru ini mencapai US$ 5 miliar atau sekitar Rp 76 triliun. Starlink tidak mengumumkan valuasi perusahaan setelah pendanaan terbaru.

    “Kami sangat antusias menuju bab terbaru Neuralink,” kata perusahaan lewat X, platform media sosial milik Elon Musk yang dulu bernama Twitter.

    Neuralink adalah startup yang kontroversial. Perusahaan ini berusaha mengembangkan teknologi yang bisa menghubungkan otak manusia dengan komputer.

    Pegawai Neuralink, kepada Reuters, tahun lalu sempat mengatakan bahwa eksperimen perusahaan menyebabkan kematian binatang percobaan “yang tidak perlu” karena dilakukan terburu-buru.

    Uji coba pada monyet, babi, dan domba dilakukan melalui operasi bedah yang serampangan karena Starlink didesak Musk untuk secepat mungkin menerima persetujuan badan pegawas obat dan makanan AS (FDA). Data dari uji coba hewan itu dibutuhkan untuk mendukung permohonan uji coba atas subjek manusia.



    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Tukang Bohong, Dibongkar Habis Mantan Pegawai

    (dem/dem)


    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.