Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Zuckerberg Pemilik X, Segudang Masalah Elon Musk Ubah Twitter
    Insight News

    Zuckerberg Pemilik X, Segudang Masalah Elon Musk Ubah Twitter

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Juli 2023Updated:26 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Re-brand Twitter tak berjalan mulus. Nama baru dan logo ‘X’ ternyata sudah dicatatkan atau digunakan dalam berbagai kesempatan sebelumnya.

    X tercatat sudah dimiliki pesaing Twitter, Meta. Raksasa teknologi yang didirikan Mark Zuckerberg telah mendaftarkan logo tersebut sebagai “layanan jejaring sosial online” dan “layanan jejaring sosial di bidang hiburan, permainan, dan pengembangan aplikasi.”

    Bukan hanya itu, logo baru yang diumumkan Twitter juga sama seperti karakter generik Unicode. Karakter atau simbol pada standar komputasi internasional tersebut dapat digunakan pada seluruh platform.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Logo itu di Unicode disebut sebagai “mathematical double-hit capital X” yang tercatat sejak pada Maret 2001, dikutip dari Business Insider, Rabu (26/7/2023).

    Sementara peneliti postdoctoral di University College London, Matthew Scroggs menjelaskan karakter tersebut juga telah digunakan dalam buku teks matematika sejak tahun 1970-an.

    Selain itu, logo X juga diketahui identik dengan huruf kecil X pada font Monotype ‘Special Alphabet’.

    Terkait penggunaan logo, pengacara trademark, Josh Gerben menjelaskan harus berbentuk unik dan berbeda untuk menjadi merek dagang pada Kantor Paten dan Merek Dagang AS. Misalnya X pada Meta digambarkan dengan dua panah dengan ujung membulat mengarah ke dalam, warnanya satu putih.

    Sedangkan logo baru Twitter berwarna hitam-putih. Namun Business Insider mengatakan perusahaan milik Elon Musk itu bisa menghadapi sejumlah rintangan jika memiliki tujuan menjadi brand jejaring sosial, seperti Meta.

    Business Insider menambahkan Meta tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait hal tersebut.



    Artikel Selanjutnya


    Ejek Karyawan Twitter Disabilitas, Elon Musk Minta Maaf


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.