Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Cuma TNI, Mahfud Ingatkan Semua Warga RI Pakai Logika
    Insight News

    Bukan Cuma TNI, Mahfud Ingatkan Semua Warga RI Pakai Logika

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Juli 2023Updated:18 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemilu sudah di depan mata. Namun pemilihan umum 2024 juga dibayangi ancaman teknologi yang makin canggih dan bisa membuat media sosial kacau balau.

    Apalagi, belakangan sedang heboh teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dikhawatirkan mempermudah produksi konten hoaks.

    Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan pemerintah sudah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk melawan hoaks agar proses pemilu berjalan lancar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Pastilah. Sudah disiapkan [untuk AI]. Udah pasti semua [hoaks] banyak dari situ. Kami menyiapkan segalanya,” kata dia di sela-sela kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan kepada TNI, Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

    Selain itu, Mahfud juga punya pesan khusus untuk TNI dan anggota keluarga, serta masyarakat luas dalam konsumsi konten di media sosial.

    “Berhati-hati dan menggunakan logika. Khususnya pemilu yang beredar baik media massa nasional maupun ruang digital,” kata Mahfud.

    Dalam kesempatan itu, dia juga berpesan pada TNI dan Polri untuk berada di posisi yang netral. Salah satunya dengan menjaga lalu lintas digital di tengah masyarakat.

    Mahfud juga meyakini jelang Pemilu 2024 keadaan masih aman terkendali. Termasuk aktivitas yang dilakukan di ruang digital.

    Berita hoaks memang masih ditemukan di internet. Meski begitu, Mahfud menjelaskan sejumlah lembaga langsung menginformasi berita yang beredar tidak benar. “Yang hoaks segera disebarkan di masyarakat bahwa ini tidak benar,” kata Mahfud.

    Mahfud membandingkan dengan pemilu 2019. Saat itu suasana panas terjadi sejak tiga tahun lalu, tepatnya 2016.

    Sementara untuk pemilu 2024 yang berjarak 8 bulan lagi, keadaan dinilai jauh lebih kondusif. “Nah sekarang ini sudah 8 bulan alhamdulillah. Mari kita jaga,” ujarnya.

    Pemerintah juga melakukan sejumlah upaya untuk menjaga pemilu di ruang digital lebih kondusif. Salah satunya dengan membentuk satgas dan juga sistem patroli siber.

    “Membuat sistem patroli siber. Kemudian membentuk satgas kita di Polhukam bukan di Kominfo untuk pemilu,” pungkas Mahfud.


    Artikel Selanjutnya


    Peramal HP Sebut 7 Tahun Lagi Manusia Bisa Hidup Abadi

    (dem/dem)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.