Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukti Baru Google Makin Ditinggal, Penggantinya Serba Bisa
    Insight News

    Bukti Baru Google Makin Ditinggal, Penggantinya Serba Bisa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Juni 2023Updated:28 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Laporan terbaru mengungkap posisi Google sebagai mesin pencari makin terancam. Pasalnya, platform AI seperti ChatGPT saat ini paling banyak digunakan untuk menjawab pertanyaan.

    “[Sejauh ini] masyarakat hanya menggunakan sistem AI untuk menjawab pertanyaan. Hal ini mengesankan bahwa chatbot seperti ChatGPT, Microsoft Bing, dan Google Bard bisa menggantikan mesin pencari. Belum jelas apakah ini lebih baik atau buruk,” ungkap laporan The Verge, tim Vox Media’s Insights and Research, dan perusahaan konsultan riset The Circus, dikutip Selasa (27/6/2023).

    Laporan menunjukkan bahwa mayoritas pengguna platform AI memanfaatkan teknologi tersebut untuk menjawab pertanyaan, yakni sebanyak 68%. Sebagai catatan, penelitian mengambil sampel lebih dari 2.000 warga Amerika Serikat (AS).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu, sebanyak 54% mengaku menggunakan layanan AI generatif seperti ChatGPT untuk bertukar pikiran (brainstroming).

    Ada banyak pula yang menggunakan teknologi AI untuk menciptakan sesuatu di luar kemampuan mereka, misalnya membuat karya seni.

    Tercatat penggunaan AI terkait foto sebanyak 37%, musik (31%), video (31%), desain (29%), membuat cerita (29%), hingga artwork (27%).

    Ternyata, ChatGPT dkk tak banyak digunakan untuk kebutuhan profesional. Hanya 26% yang menggunakan AI untuk analisa data, email (25%), unggahan blog (19%), coding (18%), dan
    lirik (18%).

    Laporan itu juga menyinggung soal kekhawatiran penggunaan seni dengan AI. Mayoritas dari hasil survei (70%) mengatakan artis harus mendapatkan kompensasi jika ada AI yang meniru atau mengkloning karya mereka.


    Artikel Selanjutnya


    Almarhum Nenek Bangkit dari Kubur Berkat AI, Simak Kisahnya!

    (npb/npb)


    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.