Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sering Kelelahan? Waspadai Long Covid, Ini 12 Gejalanya
    Insight News

    Sering Kelelahan? Waspadai Long Covid, Ini 12 Gejalanya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Juni 2023Updated:2 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Long Covid Symptoms atau gejala Covid panjang bisa dialami oleh orang yang pernah terjangkit Covid-19 dan sudah dinyatakan sembuh.

    Mengutip CNBC International, para ilmuwan yang didanai oleh pemerintah federal menyatakan definisi covid panjang berdasarkan gejala yang diidentifikasi dalam sebuah penelitian besar yang diterbitkan di Journal of American Medical Association.

    Definisi tersebut didasarkan pada 12 gejala yang memisahkan sebagian besar orang dengan Covid lama enam bulan atau lebih setelah terinfeksi dari orang yang tidak mengidap virus corona.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sejak awal pandemi, banyak orang menderita banyak sekali gejala yang terkadang melemahkan yang bertahan lama setelah mereka terinfeksi Covid-19. Ilmuwan menyebut kondisi ini sebagai gejala sisa pasca-akut, atau PASC.

    “Ini benar-benar berusaha untuk menghasilkan definisi spesifik yang konkret dan dapat ditiru untuk Covid lama,” kata Dr. Leora Horwitz, penulis studi dan profesor di NYU Grossman School of Medicine, dilansir CNBC International, dikutip Jumat (2/6/2023).

    Lantas apa saja gejala paling menonjol yang timbul dari pasien Long Covid, berikut rangkumannya:

    1. Hilangnya indera perasa dan penciuman

    2. Tidak enak badan atau terus menerus kelelahan

    3. Batuk kronis

    4. Kabut otak

    5. Merasa haus terus menerus

    6. Jantung berdegup kencang

    7. Nyeri dada

    8. Menurunnya hasrat seks

    9. Pusing

    10. Gangguan pencernaan

    11. Gerakan yang abnormal

    12. Rambut rontok

    Studi ini memeriksa hampir 10.000 peserta di 85 rumah sakit, pusat kesehatan, dan pusat komunitas di 33 negara bagian. Lebih dari 8.600 pasien yang mengidap Covid dibandingkan dengan lebih dari 1.100 yang tidak mengidap virus.

    Penelitian ini adalah bagian dari inisiatif penelitian RECOVER (Researching COVID to Enhance Recovery) besar-besaran senilai US$ 1,15 miliar dari NIH yang bertujuan untuk mendefinisikan long Covid, memahami apa yang menyebabkan kondisi tersebut, dan mengembangkan perawatan.



    Artikel Selanjutnya


    Ini XBB.1.5, Subvarian Omicron yang Menyebar Cepat di AS

    (dce)


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.