Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Tukang Bohong, Dibongkar Habis Mantan Pegawai
    Insight News

    Elon Musk Tukang Bohong, Dibongkar Habis Mantan Pegawai

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Mei 2023Updated:16 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk, CEO Tesla, dituding berbohong soal kemampuan autopilot mobilnya. Ini diungkapkan sendiri oleh pegawainya, Ashok Elluswamy.

    Elluswamy yang merupakan direktur perangkat lunak autopilot memberikan deposisi pada bulan Juli terkait tewasnya insinyur Apple, Walter Huang, dalam kecelakaan fatal.

    Dalam laporan Reuters belum lama ini, Elluswamy menyebutkan soal rahasia iklan perusahaan yang dirilis Oktober 2016. Video tersebut memiliki tagline ‘orang yang duduk di kursi pengemudi hanya di sana untuk alasan hukum. Dia tidak melakukan apapun. Mobilnya mengemudi sendiri’.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Saat iklan dirilis, Musk juga ikut berkomentar. Dalam tweetnya, dia mengatakan mobilnya bisa mengemudi sendiri untuk di jalanan hingga menemukan parkir.

    “Tesla mengemudi [tanpa memasukkan manusia sama sekali] melalui jalan perkotaan ke jalan raya ke jalan, lalu menemukan parkir,” tulis Musk saat itu.

    Namun yang terjadi Model X Tesla tidak mengemudi sendiri berdasarkan teknologi dari perusahaan. Elluswamy menjelaskan tim autopilot hanya mengerjakan rekayasa dan merekam demonstrasi kemampuan sistem atas permintaan Musk, dikutip Selasa (16/5/2023).

    Elluswamy mengatakan iklan hanya menggambarkan apa yang mungkin ada dalam sistem. Sementara itu, saat uji coba mobil tetap membutuhkan pengemudi saat uji coba dan saat pengujian mengemudi tanpa pengemudi, Model X pernah menabrak pagar tempat parkir Tesla.

    “Tujuan dari video itu bukan secara akurat menggambarkan apa yang tersedia untuk pelanggan pada 2016. Itu untuk menggambarkan apa yang mungkin dibangun dalam sistem,” kata Elluswamy.

    Video yang dirilis itu, menurutnya, juga tidak menunjukkan kinerja sistem autopilot Tesla yang ada dalam produknya.

    Reuters melaporkan saat itu, baik Elluswamy, Musk, serta Tesla tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar. Namun perusahaan pernah mengingatkan pengemudi tetap dibutuhkan di balik kemudi dan mempertahankannya bahkan saat sistem autopilot diaktifkan.

    Laporan ini sejalan dengan apa yang disebutkan New York Times tahun 2021. Saat itu disebut teknisi Tesla telah menyiapkan pemetaan rute untuk membuat video promosi autopilot.

    Mengutip sumber yang sama, laporan tersebut juga menambahkan sebuah mobil kecelakaan saat sedang mengambil gambar. Sementara itu, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) mulai menyelidiki soal autopilot Tesla pada tahun yang sama karena adanya sejumlah kecelakaan fatal.




    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.