Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Twitter Bikin Kembaran WhatsApp, Dikritik Habis-habisan
    Insight News

    Twitter Bikin Kembaran WhatsApp, Dikritik Habis-habisan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Mei 2023Updated:13 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Twitter menambahkan fitur baru, yakni Direct Messages (DM) terenkripsi. Konsepnya persis sama seperti end-to-end encryption yang ditawarkan WhatsApp.

    CEO Twitter Elon Musk menjelaskan DM terenkripsi ini membuat pihak Twitter tidak bisa melihat isi pesan pengguna. Selain itu, dia juga menjanjikan fitur voice dan video call dalam fitur pesan tersebut.

    “Segera hadir voice dan video chat dari Anda kepada siapapun di platform ini, jadi Anda bisa berbicara dengan orang di manapun di dunia tanpa memberikan nomor ponsel Anda,” jelasnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Penuh kritikan

    Namun, fitur tersebut ternyata mendapatkan banyak kritikan. Menurut para ahli, fitur yang aman ini tampaknya penuh dengan peringatan, kelemahan dan risiko bahaya.

    “Saya mencoba bersikap positif mengenai Twitter yang menerapkan DM terenkripsi meski banyak hal mengenai sistem ini yang membuatnya seperti rilis v0.1 atau hanya menjengkelkan,” kata kriptografer dan profesor ilmu komputer Universitas Johns Hopkins, Matthew Green, dikutip dari CNN Internasional, Jumat (12/5/2023).

    Lea Kissner yang pernah menjadi Chief Information Security Officer Twitter meminta tim teknis mantan kantornya untuk bergegas meningkatkan fitur. “Saya meninggalkan sejumlah dokumen desain di suatu tempat. Silakan gunakan,” kata Kissner di Bluesky, platform saingan Twitter.

    Twitter mengakui jika fitur itu belum sepenuhnya aman. Misalnya tidak ada kemampuan perlindungan jika ada serangan man-in-the-middle.

    “Akibatnya jika seseorang, misalnya orang dalam yang jahat, atau Twitter itu sendiri, berkompromi dengan percakapan terenkripsi, baik pengirim maupun penerima pesan tidak akan tahu,” kata Twitter.

    Dengan iterasi pertama, fitur ini juga hanya bisa digunakan bagi pengguna berlangganan Twitter Blue atau organisasi yang membayar untuk verifikasi. CNN Internasional juga menyebutkan pesan terenkripsi hanya untuk pesan antar dua individu bukan grup, gambar, video dan media lain juga tak didukung kemampuan ini.

    Agar bisa menggunakannya, dua pengguna harus sudah pernah mengirimkan DM sebelumnya. Bisa juga penerima pesan terenkripsi harus sudah follow pengirim.



    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.