Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Tunggu Aba-aba Rusia Tarik Pulang ISS dari Antariksa
    Insight News

    NASA Tunggu Aba-aba Rusia Tarik Pulang ISS dari Antariksa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 April 2023Updated:5 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Stasiun Luar Angkasa Internasional atau Internasional Space Station (ISS)akan kembali ke Bumi. Namun, NASA belum berencana akan meluncurkan stasiun antariksa baru ke orbit tempat ISS bekerja sebelumnya.

    Nampaknya NASA tidak akan menyediakan stasiun seperti ISS. Badan antariksa Amerika Serikat (AS) itu berharap bisa mendukung stasiun luar angkasa komersial di masa depan, dikutip Selasa (4/4/2023).

    Menurut laporan majalah Smithsonian, salah satu rencananya adalah NASA bekerja sama dengan Axiom Space untuk melanjutkan upaya penelitian setelah ISS tidak ada lagi. Perusahaan tersebut merupakan yang mengerjakan jubah astronaut NASA terbaru.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    BGR menyebutkan saat NASA ingin menggunakan stasiun komersial sebagai pengganti ISS, maka mereka perlu menemukan perusahaan yang ingin menempatkannya dan alasan melakukannya.

    Ini akan menjadi masalah, karena melibatkan mencari berapa banyak stasiun antariksa yang bisa mengorbit Bumi dalam satu waktu. Beberapa negara ingin melakukannya, termasuk China yang punya Tiangong.

    Sementara itu, di sisi swasta ada banyak yang ingin masuk ke industri ini. Selain Axiom Space, ada pula Northrop Grumman, Blue Origin dan operasi gabungan antara Voyager Space dengan Nanoracks.

    BGR mencatat sekitar 2030, ISS akan dinonaktifkan. Ini bakal jadi akhir layanan observasi dan penelitian berusia lebih dari 20 tahun.

    Rencana-rencana tadi juga masih bergantung pada Rusia. Penonaktifan ISS bisa lebih awal jika operasi Rusia juga berhenti lebih awal, karena negara tersebut bertanggung jawab atas beberapa bagian vital di ISS saat ini.


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.