Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Warning Bali-Palembang, Siaran TV Analog Padam Weekend Ini
    Insight News

    Warning Bali-Palembang, Siaran TV Analog Padam Weekend Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Maret 2023Updated:28 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Akhir bulan ini, giliran Bali dan Sumatra Selatan yang akan mematikan siaran analog dan beralih ke digital. Hingga awal minggu ini, pemberian Set-Top-Box sudah diberikan hampir 90% pada keluarga miskin.

    “Posisi Bali 88% tinggal 2% lagi, Insyaallah selesai kan Jumat [31 Maret 2023]. Khusus Palembang 92%,” kata Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kementerian Kominfo, Geryantika Kurnia, ditemui di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (27/3/2023).

    Wilayah berikutnya yang dituju untuk pelaksanaan Analog Switch Off adalah Medan dan Makassar. Gery menjelaskan sejauh ini kedua wilayah baru mendistribusikan STB ke masyarakat miskin sebanyak 30%.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia mengharapkan ASO di dua wilayah bisa diselesaikan pada bulan Mei mendatang. “Kita kolaborasi dengan swasta mau kapan. Harapannya Mei,” ungkapnya.

    Dalam program Analog Switch Off, pemerintah bersama penyelenggara multipleksing membagikan STB gratis pada rumah tangga miskin. Dibutuhkan sekitar 5,6 juta unit dengan pembagian bantuan dari penyelenggara multipleksing sebanyak 4,3 juta dan pemerintah 1,3 juta unit.

    Berdasarkan data yang diperoleh CNBC Indonesia, penyelenggara multipleksing mendistribusikan sekitar 300 ribuan atau 7,3% dari komitmen awal. Sementara pemerintah telah memberikan 1,219 juta unit atau 99,4%.

    Ditanyakan mengenai kecilnya distribusi ini, Gery menjelaskan di saat bersamaan para TV swasta melakukan upaya lain agar masyarakat juga bisa pindah ke siaran digital secara mandiri. Caranya dengan menyelenggarakan killer content, seperti pertandingan olahraga atau acara lain yang menarik minat masyarakat.

    “Mereka merasa strategi killer content berhasil. Buktinya 71% di daerah yang diASOkan sudah beli STB. Tapi pemerintah tetap tagih ke mereka punya komitmen STB,” ungkapnya.

    Soal kapan Indonesia bisa full siaran digital, Gery mengharapkan bisa secepatnya yakni sebelum hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

    Gery mengatakan rencana memberikan deadline penyelesaian distribusi STB. Namun dia belum memerinci soal rencana tersebut.

    “Saya harapannya sebelum 17 Agustus, bangga dong sebagai hadiah kemerdekaan kita sudah declare. Kita kasih deadline STB harus selesai,” kata dia.



    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.